Kamis, 20 September 2018 22:10

Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Warga Jalan Hang Lekir, Duri heboh dengan penemuan mayat tergantung di kebun karet. Korban terbujur kaku dengan kondisi leher terlilit tali nilon.

Riauterkini - DURI - Ketenangan warga disekitar Jalan Hang Lekir, RT 03, RW 03, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis sontak geger dengan ditemukannya jenazah seorang pria berusia setengah abad tergantung di salah satu pohon yang ada dilahan perkebunan Karet milik warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (20/9/18) sekira pukul 15.00 WIB.

Diketahui, pria yang terbujur kaku dengan kondisi leher terlilit tali nilon warnankuking itu bernama Jokser Hasibuan (54) warga Jalan Setia, RT 03, RW 06, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis dan mempunyai riwayat gangguan jiwa.

Jenazah korban itu pertama kali ditemukan oleh warga pencari kayu bakar, Tua lumban tobing (69) warga Jalan Lintas Duri - Dumai, Kilometer 4, Kulim, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin solapan, Bengkalis saat mencari kayu bakar disekitar TKP. Saat menemukan jenazah korban kaku tergatung, saksi langsung berlari memberitahukan kepada anaknya dan Ketua RT 02, RW 03, Pane hingga meneruskannya ke pihak Kepolisian.

Menurut keterangan adik kandung korban, Edi Hasibuan (40), korban sebelum ditemukan tewas tergantung, pernah mengalami gangguan kejiwaan dan dirawat di Rumah sakit di daerah pangaribuan Sumatra Utara dan berdasarkan keterangan dokter rumah sakit, korban dinyatakan telah membaik serta pada Sabtu, (15/9/18) dijemput keluarga dan dibawa kembali ke Duri.

Selain korban, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti disekitar TKP diantaranya Tali nilon plastik warna kuning berukuran kecil dengan panjang kurang lebih 1,5 meter, baju kaos hijau, celana pendek warna abu abu yang dikenakan korban serta sendal jepit merk Swalow.

"Setelah dilakukan visum, jenazah korban kita serahkan kembali kepihak keluarga,"terang Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto.*(hen)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang