Kamis, 20 September 2018 13:21

Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru

Setelah sebelumnya massa kontra terdakwa pencemaran nama baik Bupati Bengkalis berdemo, giliran massa pendukung Toro Laia mendatangi PN Pekanbaru.

Riauterkini- Sejumlah orang yang mengatasnamakan jurnalis Riau, gelar aksi unjuk rasa di Pengadilan Negeri Peknbaru, Kamis (20/09/18). Gelaran ini buntut dari perkara yang menyeret nama pimpinan harianbrantas, Toro Laia yang dijadwalkan sidang di PN Pekanbaru hari ini.

Dari pantauan riauterkini.com, massa aksi yang diperkirakan berjumlah puluhan orang ini, menuntut serta memperjuangkan nasib pers dimana kemerdekaan pers telah direnggut dan dicabik cabik oleh oknum yang tidak bertanggung jawab demi terwujudnya kepentingan pribadi maupun golongan.

Massa menilai, kriminalisasi kerap terjadi saat ini, bahkan sudah menjadi suatu perbuatan yang tren dimasa kini dimana yang disebut-sebut masyarakat luas masa zaman now. "Oleh karena itu, kita bergabung dalam solidaritas pers berupaya mendukung serta membantu menegakkan supremasi hukum dan menjaga persatuan NKRI dengan damai," ujar Koordinator Aksi.

Melalui aksi ini, massa meminta hakim dapat mengambil sebuah keputusan yang seadil-adilnya. Agar kedepannya tidak terlahir lagi oknum-oknum yang dapat membunuh insan pers dan kebebesan pers dimuka bumi pada umumnya.

Dalam aksinya massa menyuarakan point-point aksi. Seperti massa meminta menghormati undang undang pers no 40 tahun 1999 tentang pers, MoU antara dewan pers dengan Polri. Antara dewan pers dengan kejaksaan serta surat edaran (Sema)no 13 tahun 2008 dan menghormati PPR dewan Pers. Selian itu massa juga memohon memberikan keadilan dan meminta majelis hakim untuk menghadirkan Amril Mukminin dalam persidangan Toro Laia.

"Kita memohon kepada majelis hakim melalui JPU untuk dapat menghadirkan saksi saksi yang ada dalam BAP (berkas acara perkara), agar dapat dipertanggung jawabkan dihadapan Pengadilan. Selain itu memohon kepada majelis hakim melalui JPU untuk dapat menghadirkan saksi ahli dewan pers. Bahkan meminta kepada majelis hakim malalui JPU, untuk menetapkan tersangka kepada Reza cs apabila telah memberikan keterangan palsu dipengadilan. Kemudian memoho kepada bapak majelis hakim untuk dapat membebaskan Toro Laia sekalu Pemred Harianberantas dari tuntutan hukum ITE," pungkasnya. (Rexsi magang)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang