Jum’at, 14 September 2018 23:33

PAD Terbesar dari JPU, Kuansing Diharapkan Bisa Mencontoh Siak

Kabupaten Siak dinilai berhasil dalam menerapkan pola JPU untuk meningkatkan PAD. Kabupaten Kuansing ingin menggunakan sistem yang digunakan Negeri Istana.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Tim PJU Kuansing Beni Miprasadi menyebutkan PAD terbesar Kabupaten Siak berasal dari PJU. Untuk itu ia mengharapkan Kuansing juga dapat mengikuti langkah tersebut.

"Siak terbilang berhasil menerapkan pola PJU meterisasi, sehingga penyumbang PAD terbesarnya bersumber dari situ. Ini dikatakan PLN Cabang Rengat saat kami rapat bersama belum lama ini di Inhu," ujar Beni, Jum'at (14/9/2018) malam via telepon kepada Riauterkini.com.

Menurut Beni, jika hal yang sama dilakukan Pemkab Kuansing, juga tidak mungkin PAD terbesar dapat disumbangkan melalui PJU.

Namun, polanya kata Beni mesti dirubah, karena saat ini Kuansing, masih menggunakan pola PJU menyebar dan bukan sistim meterisasi terukur.

Sehingga kata dia, sistim menyebar ini sangat merugikan daerah, sebab jika lampu tidak hidup Pemkab tetap membayar biaya pemakaian perbulannya ke PLN.

Sedangkan pola meterisasi terukur, menurutnya, sangat efektif, karena pembayaran perbulan dihitung berdasarkan pemakaian dan itu bisa terpantau dari meteran.

"Kalau kita sekarang kan tidak, hidup mati lampu penerangan jalan ini, Pemkab tetap membayar perbulan ke PLN," sebutnya.

Pola ini, kata Beni sudah lama diterapkan Kabupaten Siak, sehingga mereka sudah berhasil menjadikan PJU ini sebagai PAD terbesar melalui pajak yang dibayarkan PLN.*** (Jok)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang