Jum’at, 14 September 2018 20:40

Maraknya Kasus Pencurian Ikan di Rohil Mendapat Sorotan dari Komisi II DPRD Riau

Anggota DPRD Riau mulai tanggapi maraknya pencurian ikan yang terjadi di Rohil. Dewan meminta PSDKP-KKP membuat track patroli rutin dengan jadwal acak.

Riauterkini-PEKANBARU- Maraknya kasus sindikat pencurian hasil laut di Rokan Hilir (Rohil) mendapat sorotan dari wakil rakyat yang duduk di Komisi II DPRD Riau.

"Tidak hanya ikan, sekarang kerang. Selain melewati batas wilayah, nelayan di luar Rohil menggunakan alat yang tidak ramah lingkungan yang merusak biota laut," kata Karmila Sari, Wakil Ketua Komisi II kepada wartawan, Jumat (14/09/18).

Untuk itu, pihaknya mendesak pihak Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP-KKP) agar segera membuat track patroli rutin dengan jadwal acak untuk pengawasan di daerah perbatasan, seperti Panipahan, Rohil.

"Kejadian ini terus terjadi berulang-ulang, padahal Polair sudah melakukan pengawasan. Kasihan nelayan Rohil, sangat mengandalkan alam dan memiliki fasilitas yang sederhana, tradisional untuk menangkap ikan selama ini," jelasnya.

Selain itu, PSDKP-KKP yang berpusat di Belawan, Sumatera Utara yang mencakup wilayah kerja (Belawan) Sumut, Langsa ( Aceh) dan Rohil (Riau) juga diminta memberikan solusi tuntas yang berkesinambungan agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi.

"Dengan kasus ilegal fishing ini, bagaimana kesejahteraan nelayan Rohil. Harusnya ini menjadi perhatian kita bersama," ujar politisi asal Rohil ini.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan hearing dengan Diskanlut Riau, PSDKP-KKP, Diskanlut Sumut, Jambi, Kepri, Diskanlut kabupaten/kota yang ada di Riau, Polair serta pihak-pihak terkait.

"Semoga ini menjadi momentum untuk solusi yang efektif dan efisien agar tidak ada pihak yg dirugikan, dicarikan win-win solutionnya," harap politisi Golkar ini.

Seperti yang diketahui, beberapa hari yang lalu, Tim SatPolair Polres di perairan Rohil berhasil meringkus pelaku pencurian hasil laut. Dalam kasus tersebut, tiga orang ditembak dan satu meninggal dunia. ***(ary)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang