Jum’at, 14 September 2018 17:24

Hapus 1.177 Nama,
DPTHP Pemilu dan Pilpres 2019 di Bengkalis 361.994 Pemilih

KPU Bengkalis melakukan perbaikan DPT. Diketahui, ada seribu lebih data yang harus dihapus karena ganda.

Riauterkini-BENGKALIS- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis lakukan perbaikan Data Pemilih Tetap (DPT). DPT Hasil Perbaikan (DPTHP) selanjutnya dilakukan rapat pleno bersama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkalis dipimpin Ketua KPU Bengkalis, Defitri Akbar.

Sebelum ditetapkan sebagai DPTHP, Bawaslu dan KPU (self assesment) merekomendasikan pemilih dari DPT untuk dilakukan penghapusan diantaranya karena ditemukan ganda. Bawaslu merekomendasikan untuk dilakukan penghapusan sebanyak 2.343 pemilih, sedangkan KPU merekomendasikan 267 pemilih. Jumlah yang direkomendasikan tersebut merupakan hasil pencermatan bersama potensi data ganda DPT Pemilu dan Pilpres 2019.

Dari jumlah yang direkomendasikan untuk penghapusan itu, hasil penghapusan bersama data ganda dari Bawaslu direalisasikan 910 pemilih dan 267 KPU Bengkalis atau total 1.177 pemilih yang dihapus.

Sehingga terjadi perubahan DPT, yakni 361.994 pemilih terdiri laki-laki berjumlah 185.163 jiwa, sedangkan perempuan sebanyak 176.831 pemilih.

Dibandingkan DPT sebelumnya seluruhnya berjumlah 363.171 jiwa berdomisili di 155 desa/kelurahan di Kabupaten Bengkalis. Pemilih laki-laki, 185.713 jiwa sedangkan pemilih perempuan berjumlah 177.458 orang. Pemilih tersebar di 11 kecamatan dan akan disiapkan sebanyak 1.725 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Dari pleno yang sudah digelar kemarin, Kamis (13/8/18) dari DPT sebelumnya setelah ada penghapusan terjadi penurunan. Sesuai dengan berita acara potensi penggandaan dan penghapusan," ungkap Ketua KPU Bengkalis, Defitri Akbar melalui Kepala Subag Program dan Data, Muhammad Soleh kepada wartawan, Jum'at (14/9/18).

Ditambahkan pria berkaca mata ini, perbaikan data pemilih karena ada temuan data ganda. Relomendasi dari partai politik (Parpol) nihil, Bawaslu dan KPU sesuai angka. Kemudian temuan ganda dilakukan pencermatan, hasil pencermatan menunjukkan tidak semua temuan ganda adalah ganda, seperti dari Bawaslu.

"Hasil pencermatan yang memang benar-benar ganda dihapus dari data pemilih, sehingga penghapusan data ganda mengurangi jumlah DPT, jadilah DPTHP," tandasnya.***(dik)

Foto : DPTHP Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang setelah penghapusan data pemilih ganda.


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang