Kamis, 13 September 2018 17:32

Koma Akibat Lakalantas,
Pemuda Tanpa Identitas di RSUD Arifin Achmad Akhirnya Dibesuk Keluarga

Setelah mengalami koma dan masih terbaring tak berdaya di RSUD Arifin Achmad selama berhari-hari, Roby (20) akhirnya sudah dibesuk oleh keluarganya.

Riauterkini-PEKANBARU-Setelah mengalami koma dan masih terbaring tak berdaya di RSUD Arifin Achmad selama berhari-hari sejak Senin (10/09/18) lalu, Roby (20) akhirnya sudah dibesuk oleh keluarganya. Pria yang awalnya belum diketahui identitasnya itu harus mendapat perawatan serius di rumah sakit akibat kecelakaan sepeda motor di Jalan Hangtuah, tepatnya di persimpangan Jalan Jawa, Kecamatan Tenayan Raya pada Senin malam.

Peristiwa yang dialami Roby tersebut dibenarkan juga oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Kompol Rinaldo Aser. Kata dia, saat malam kejadian, awalnya identitas korban memang belum diketahui. Namun berkat penyelidikan di lapangan, dua hari setelah dirawat di rumah sakit, pihaknya pun berhasil mencari dan mengetahui keluarga serta identitas korban.

"Alhamdulillah, kemarin pukul 15.00 WIB pihak keluarga korban sudah kita temukan dan kita ajak ke rumah sakit untuk membesuk korban. Korban memang mengalami laka (kecelakaan) dan koma. TKP nya di Jalan Hangtuah," ujarnya kepada riauterkini.com, Kamis (13/09/18).

Menurutnya, peristiwa nahas itu sendiri dialami korban saat mengendarai sepeda motor Vixion BM 5152 QX. Ketika melintas di TKP, korban bertabrakan dengan dua orang wanita, Indah (28) dan Nurasni (64) yang saling berboncengan menggunakan motor Vario BM 4145 LT. Akibat kejadian itu, ketiganya pun mengalami luka-luka, termasuk Roby. Meski nyawanya selamat, namun yang bersangkutan mengalami koma dan langsung dilarikan ke RSUD Arifin Achmad.

"Semoga korban bisa segera sembuh. Laka itu diduga disebabkan karena korban kurang berhati-hati saat mengendarai sepeda motor," singkatnya.*(gas)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang