Kamis, 13 September 2018 16:42

KPK Kembali Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Tipikor Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periksa dua saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis. Pemeriksaan ini dilakukan di Mako Brimob Polda Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Dua orang saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis diperiksa KPK. Dua orang ini berasal dari pihak swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pihaknya mengagendakan pemeriksaan terhadap dua orang saksi. "Ada dua saksi kami agendakan diperiksa di kantor Brimob Polda Riau hari ini, dari unsur swasta dan kepala bidang," ujarnya.

Ditambahkannya, kedua saksi tersebut dimintai keterangan untuk tersangka Muhammad Nasir. Menurutnya, penyidik sedang mendalami kasus tersebut sebelum perkara ditingkatkan ke proses hukum selanjutnya.

"Diperiksa untuk MNS. Penyidik perlu mendalami terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan nyirih di Kabupaten Bengkalis," kata Febri.

Sebelumnya KPK juga telah memeriksa sekitar belasan saksi beberapa waktu lalu. Seperti Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, anggota DPRD Bengkalis, dan sejumlah pejabat di Pemkab Bengkalis.

Sedangkan dalam kasus ini KPK menetapkan 2 tersangka yaitu Sekda Dumai M Nasir sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) ketika masih menjabat sebagai Kadis PU dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar.

Keduanya disangka memperkaya diri sendiri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015. Dalam kasus ini, indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar.

Selain memeriksa belasan saksi, sebelumnya KPK telah menggeledah beberapa tempat di Bengkalis, termasuk rumah dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Dari penggeledahan tersebut disita sejumlah dokumen, termasuk uang Rp1.9 miliar.***(rul)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang