Ahad, 19 Agustus 2018 21:01

Dikendalikan dari Lapas Tangerang, Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

Tim gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau berhasil gagalkan penyelundupan narkotika jenis inex di wilayah Dumai.. Diamankan sekitar 30 ribu butir inex dalam oprasi tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - 30 butir inex berhasil disita tim gabungan BNN dan BNNP Riau di Dumai. Dalam operasi ini turut diamankan 4 orang pelaku yang dikendalikan dari salah seorang napi yang menghuni Lapas Tangerang.

Penangkapan ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di daerah Medang Kampai, Dumai. Dimana berhasil diamankan 4 orang pelaku berinisial K (37), TD (43), Z (39) dan AA (34) beserta barang bukti sebanyak 30 ribu pil inex berwarna merah muda berbentuk beruang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penindakan BNNP Riau, AKBP Haldun saat dikonfirmasi riauterkini.com, Minggu (19/08/18) membenarkan adanya operasi penangkapan ke empat tersangka tersebut dengan barang bukti sekitar 30 rib upil inex. "Benar, namun statusnya saat ini masih pengembangan," jelasnya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi terkait adanya rencana pembelian inex sebanyak 50rb butir dari Malaysia yang dipesan oleh A (napi Lapas Tangerang) melalui K. Nantinya inex tersebut akan dikirim ke orang A di Pekanbaru.

Kemudian, pada 18 Agustus 2018 sekitar pukul 12.00 tim mendapat kabar bahwa barang dibawa oleh AA dari Bengkalis dan akan merapat di pelabuhan tikus di Dumai dan akan diantarkan ke kediaman K. Tim kemudian mengintai dan setibanya AA Di rumah K, tim kemidian melakukan penggerebekan. Dan berhasil mengamankan tiga orang tersangka.

Sementara AA terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di panggul karena melakukan perlawanan saat penangkapan.

"Saat ini keempat tersangka masih berada di Dumai. Belum pasti apakah nanti akan diproses di Jakarta atau di Pekanbaru," tambah Haldun.

Dari operasi tersebut, Tim mengamankan berbagai barang bukti. Diantaranya yakni narkotika jenis inex yang dikemas dalam 1 plastik hitam berisi 3 bungkus plastik transparan dengan perkiraan total sebanyak ribu butir, beberapa unit handphone, KTP dan kartu identitas lain milik tersangka, mobil Avanza Putih bernomor polisi BM 1285 PG dan sepeda motor Suzuki Skydrive putih dengan nomor polisi BM 4272 HA.

"Perkara ini masih dalam status pengembangan, nanti akan kita infokan lebih rinci," singkatnya.***(rul)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang