Kamis, 16 Agustus 2018 17:57

Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis

Polres Bengkalis limpahkan berkas perkara 'tukang gendong' 55 kilogram sabu serta 46.718 butir ekstas ke Kejari. Pengadilan segera jadwalkan sidang.

Riauterkini-BENGKALIS- Tiga tersangka diduga sebagai 'tukang gendong' Narkoba jenis sabu total mencapai 55 kilogram (Kg) serta 46.718 butir pil ekstasi diperkirakan senilai Rp80-an miliar lebih, dilimpahkan Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis atau Tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Kamis (16/8/18). Berkas ketiga tersangka, DP (31), berdomisili Jalan Teluk Belitung, Kepulauan Meranti, AS (26) dan JU beralamat Desa Pasiran, Kecamatan Bantan dinyatakan lengkap (P21).

"Hari ini kita menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dalam perkara sabu seberat 35 kilogram (Kg) dan 20 kilogram dari pihak kepolisian. Untuk selanjutnya 20 hari kedepan kita lakukan penahanan kemudian segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis untuk disidangkan," ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bengkalis, Iwan Roy Charles, SH.

Untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai Ketua Tim, Kasi Pidum Iwan Roy Charles, SH dibantu tiga Jaksa anggota Handoko, Aci Saputra dan Irvan. Perkara ini menjadi dua berkas, satu berkas dua tersangka dan satu berkas lagi untuk satu tersangka.

Dakwan kepada para tersangka akan dilakukan secara komulatif karena ada barang bukti sabu serta ekstasi. Terhadap tiga orang pelaku 'penggendong' atau kurir sabu dan ekstasi yang dilimpahkan ini, akan dijerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 Jo Pasal 132 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika diancam hukuman maksimal pidana mati dan minimal 5 tahun penjara. Sebelumnya, Tim Opsnal Polsek Bengkalis dipimpin langsung Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika, berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkoba internasional, Rabu (25/4/18) di Pelabuhan Penyeberangan (Roro) Air Putih, Bengkalis sekitar pukul 14.00 WIB.

Barang bukti yang berhasil disita narkoba jenis sabu total seberat 55 Kilogram (Kg) dan pil ekstasi sebanyak 46.718 butir diperkirakan senilai puluhan miliar itu.

Ketiganya diringkus bersamaan sejumlah barang bukti pada dua lokasi yang berbeda diantaranya Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis dan di rumah MT yang berstatus DPO dan dalam pencarian di Desa Pasiran, Kecamatan Bantan.

Di Pelabuhan Roro Air Putih, Tim Opsnal Polsek Bengkalis menyita barang bukti berupa 25 bungkus sabu @1 Kg berat bersih 25 Kg, 4 bungkus pil ekstasi masing-masing bungkus berisi 5.200 butir atau berat 2.756 gram (2,756 Kg) atau total 11,02 Kg ekstasi (20.800 butir).

Sementara di rumah MT merupakan DPO, Opsnal Polsek Bengkalis kembali menyita barang bukti berupa 30 bungkus sabu masing-masing berat 1 Kg, atau berat total 30 Kg, 5 bungkus pil ekstasi dengan rincian 4 bungkus 5.200 butir dan 1 bungkus 5.118 butir (25.918 butir ) dengan berat total 13,74 Kg.

Total keseluruhan berat bersih sabu 55 Kg dan ekstasi 24,73 Kg atau (46.718 butir).

Selain itu, tiga orang tersangka ini digerakkan oleh tiga orang yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) diduga dan diyakini sebagai bandar, RO, FI, JF.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya kegiatan penyelundupan barang haram itu. Menindaklanjuti informasi tersebut, berhasil menangkap tersangka DP dan JU yang berada dalam 1 (satu) unit mobil travel di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti 20 Kg sabu dan ribuan pil ekstasi di dalam tas koper dan tas ransel, dalam kotak kardus . Berdasarkan keterangan dari Tersangka DP bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari RO (DPO) dan pemilik barang bukti tersebut JF Als TO.***(dik)

Foto : Dua dari tiga tersangka (kiri) sedang menjalani proses pelimpahan (Tahap II) di Kejari Bengkalis, Kamis (16/8/18).


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang