Kamis, 9 Agustus 2018 14:41

Polresta Pekanbaru Ringkus Dua Pelaku Perampokan Terhadap WN Singapura

Tim Buser Polresta Pekanbaru berhasil meringkus dua pelaku perampokan warga negara Singapura. Keduanya ternyata sama-sama berstatus residivis.

Riauterkini-PEKANBARU-Kurang dari sepekan usai melakukan aksi perampokan terhadap Hamidah Abdullah (56), WNA asal Singapura di Jalan Sudirman tepat di depan money changer, Kecamatan Pekanbaru Kota pada Jum'at (03/08/18), duet Zulkifli Chandra (38) dan Robby Jeknely (43) akhirnya terhenti di tangan tim Buru Sergap Polresta Pekanbaru.

Dua perampok yang sama-sama merupakan mantan narapidana tersebut tak berkutik saat petugas meringkusnya di dua lokasi berbeda pada Selasa (07/08/18) lalu. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, saat melakukan penyelidikan, pihaknya lebih dulu membekuk tersangka Zulkifli Chandra di Jalan Pesisir, Kecamatan Rumbai.

Dari hasil pengembangan, diketahuilah bahwa yang bersangkutan melakukan aksi kejahatan tersebut juga dibantu oleh dua rekannya, Robby Jeknely dan EY. Tak berselang lama, di hari yang sama Robby pun sukses diborgol oleh polisi ketika sedang berada di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan.

"Satu tersangka lagi, inisial EY masih DPO. Komplotan tersangka melakukan aksi perampokan terhadap korban dengan modus operandi pura-pura kenal. Para tersangka beraksi pakai mobil. Dengan modus (pura-pura kenal) itu, mereka kemudian membujuk korban masuk ke dalam mobil. Begitu di dalam mobil, tangan dan kaki korban langsung dipegang oleh tersangka. Lalu uang milik korban dirampas," ujar Bimo ketika ekpose tersangka dan bukti, Kamis (09/08/18).

Masih kata dia, setelah puas menjarah harta berupa uang milik korban, para tersangka pun kemudian menurunkan korban di pinggir jalan dan tancap gas melarikan diri.

Sementara dari hasil pengungkapan itu sendiri, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Terdiri dari satu unit mobil Daihatsu Xenia BM 1736 NT yang digunakan tersangka saat melakukan perampokan, dua helai baju, 10 kilogram emas serta uang tunai Rp900 ribu hasil dari merampok.

"Dua tersangka ini sama-sama residivis. Pengakuan mereka sudah 6 kali melakukan aksi serupa (perampokan) dengan modus yang sama. Kita masih mengembangkan penyidikan karena masih ada satu orang lagi yang DPO," tegasnya.

Untuk para tersangka, sambungnya, keduanya akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.***(gas)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang