Kamis, 12 Juli 2018 16:47

Hingga Hari Kesembilan, Belum Ada Pendaftaran Caleg dari Parpol ke KPU Kampar

Meski telah memasuki hari kesembilan sejak dibuka pada 4 Juli 2018 lalu, belum satupun parpol yang mendaftarkan celegnya ke KPU.

Riauterkini-BANGKINANG - Meski telah memasuki hari kesembilan sejak dibuka tanggal 4 Juli 2018 lalu, namun belum ada satupun partai politik mendaftarkan calon anggota legislatif (Celeg) untuk pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar.

Demikian disampaikan Ketua KPU Kampar Yatarullah kepada riauterkini.com, Kamis (12/7/2018) sore.

"Kami sudah sampaikan ke pengurua partai politik dan ingatkan bahwa waktu pendaftaran tnggal beberapa hari lagi sebab tanggal 17 (Juli) batas terakhir pendaftaran," ucap Yatarullah.

Dari informasi yang mereka terima, baru satu parpol yang akan mendaftar besok, Jum'at (13/7/2018) yakni DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS). "Besok katanya PKS akan mendaftat jam dua," ucap Yatarullah.

Adapun yang didaftarkan pengurus parpol ditingkat kabupaten adalah Caleg yang terdaftar di daerah pemilihan masing-masing. "Artinya setiap partai maksimal mendaftarkan 45 orang dan 30 persennya adalah keterwakilan perempuan," terangnya.

Pada saat pendaftaran, pengurus parpol juga harus menyerahkan pakta integritas. Pakta integritas ini menjelaskan bahwa seleksi penerimaan Caleg di parpolnya dilakukan secara demokratis dan tidak menseleksi Caleg yang pernah terpidana kasus bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan tindak pidana korupsi.

"Pakta integritas ditandatangani ketua umum dan sekretaris parpol ditingkat kabupaten," ulasnya.

Hal lain yang harus menjadi perhatian parpol adalah mengenai syarat bagi Caleg yang berstatus aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri dan kepala desa (Kades) dimana mereka ini pada saat mendaftar sudah membuat atau menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali dan proses pengunduhan diri sedang diproses di lembaga berwenang. Kemudian sehari menjelang penetapan daftar calon tetap (DCT) yakni tanggal 19 September 2018 sudah ada sk pemberhentian Caleg tersebut dari lembaga yang berwenang.

Selanjutnya Caleg yang didaftarkan parpol dilengkapi dengan penyerahan syarat pendaftaran umum diantaranya memiliki KTP elektronik, umur minimal Caleg 21 tahun, ijazah minimal SLTA sederajat dan dilegalisir, surat keterangan sehat jasmani dna rohani dan bebas narkoba.

Lebih lanjut Yatarullah mengungkapkan, setelah pendaftaran Caleg ditutup tanggal 17 Juli 2018 nanti, KPU Kampar akan melakukan verifikasi berkas pendaftaran Caleg dan selanjutnya tanggal 19-21 KPU Kampar akan menyurati parpol mana saja yang kurang bahannya setelah dilakukan verifikasi guna untuk dilengkapi parpol maupun Caleg bersangkutan.*(man)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang