Rabu, 11 Juli 2018 11:53

Tertunda dan Batal ke Makkah, 4 CJH Rohul Sakit dan Meninggal

Tidak seluruh jemaah calon haji asal Rohul bisa menunaikan rencana ibadanya tahun ini. Ada 4 yang tertunda dan batal karena sakit dan meninggal dunia.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sedikitnya 4 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diperkirakan batal berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2018 ke tanah suci, Mekkah.

Ke empat JCH asal Rohul ini batal dan menunda keberangkatan ke tanah suci dengan alasan sedang sakit, dan ada seorang jemaah yang meninggal dunia.

Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, mengatakan dari 4 JCH, seorang JCH dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan 3 JCH lain menunda keberangkatan karena sakit.

"Ada empat jemaah kita yang batal dan tertunda keberangkatanya tahun ini. Tiga jemaah tertunda karena sakit, dan 1 batal berangkat karena telah berpulang ke rahmatullah," ungkap Syahrudin, Rabu (11/7/2018).

Syahrudin menerangkan 3 JCH yang batal berangkat yaitu pasangan suami istri asal Muara Rumbai Kecamatan Rambah Hilir atasnama Abd. Karim Z Bin Zubir dan Maryama Binti Dugoh Tajudin.

"Kedua pasangan suami istri ini mengalami stroke, sehingga tidak memungkinkan diberangkatkan ke tanah suci tahun ini," ujarnya.

Selain itu, tambah Syahrudin, seorang JCH lain yang batal berangkat atasnama Sahar Binti Taher, asal Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu.‎ Sahar dilaporkan mengalami kecelakaan, sehingga tidak memungkinkan berangkat tahun ini.

Sedangkan seorang JCH yang meninggal dunia atasnama Zainal Abidin Bin Yarli, asal Kecamatan Ujung Batu.‎ Jemaah ini meninggal karena sakit.

Syahrudin mengaku 3 JCH yang batal berangkat haji tahun ini, tentunya akan mendapat prioritas pemberangkatan tahun 2019.

"Untuk jemaah calon haji yang meninggal dunia bisa digantikan keluarganya, namun harus mengajukan berjenjang, mulai dari kabupaten hingga Kementrian (Agama)," jelas Syahrudin.

Adanya 4 jemaah yang batal dan menunda keberangkatannya, sambung Syahrudin, maka jumlah JCH asal Rohul yang awalnya 399 jemaah berkurang menjadi 395 jemaah.

Sebanyak 395 JCH asal Rohul, terang Syahrudin, akan berangkat di gelombang kedua, tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 18 bersama JCH asal Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan.

Ratusan JCH asal Rohul, kata Syahrudin lagi, nantinya akan diberangkatkan dari Pasirpangaraian menuju Pekanbaru menggunakan bus carteran pada 4 Agustus 2018.

Sehari kemudian, 5 Agustus, JCH asal Rohul diterbangkan ke embarkasi Batam. Pada 6 Agustus, JCH Rohul selanjutnya diterbangkan dari Batam ke Jeddah, untuk menunaikan ibadah haji.***(zal)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang