Ahad, 10 Juni 2018 20:05

PWNU Riau Rekomendasikan Tiga Nama Dampingi Joko Widodo dalam Pilpres 2019 Mendatang

PWNU Riau rekomendasikan tiga nama yang layak mendampingi Joko Widodo, Presiden RI saat ini dalam Pilpres 2019 mendatang. Rekomendasi pun diserahkan langsung ke Presiden RI.

Riauterkini-PEKANBARU- PWNU Riau rekomendasikan tiga nama yang layak mendampingi Joko Widodo, Presiden RI saat ini dalam Pilpres 2019 mendatang. Rekomendasi pun diserahkan langsung ke Presiden RI.

"Ada tiga nama dari NU yang diharapkan jadi pertimbangan Pak Joko Widodo sebagai pendampingnya," kata Rusli Ahmad dalam Jumpa Pers di Gedung PWNU Riau, Ahad (10/06/18).

Ketiganya yakni, KH Said Aqil Siradj (Ketua Umum PBNU), As'ad Said Ali (Wakil Ketua PBNU periode 2010-2015) dan Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB). Ketiganya dianggap sangat layak mendampingi Joko Widodo di periode 2019-2024.

"Apa yang kita sampaikan kali ini merupakan aspirasi dari para kyai dan ulama yang ada di Riau. Mereka memberikan saran kepada pengurus wilayah, untuk merekomendasikan tiga nama dari NU seperti yang dijelaskan tadi," jelasnya.

Lebih lanjut anggota DPRD Riau ini mengatakan, kader NU sangat berpotensi untuk mendampingi Joko Widodo. Kader NU sebutnya, anti radikalisme, anti teror dan selalu siap menjaga NKRI.

"Ini kan juga bisa mengurangi bahwa Jokowi selama ini diragukan keislamannya, padahal beliau jelas Islam-nya, dekat dengan Ormas Islam. Maka untuk mengurangi konflik, mengurangi perpecahan bangsa, NU Riau merekomendasikan tiga tokoh NU itu" terangnya.

Terakhir ia mengatakan selama ini Joko Widodo sangat perhatian dengan NU. Salah satu buktinya, sering mendatangi pondok pesantren, bertemu para ulama dan beberapa hari yang lalu menghadiri acara Hari Lahir NU di Pekanbaru.

"Mudah-mudahan Pak Presiden Jokowi dapat mempertimbangkan apa yang kita rekomendasikan bahwa yang akan mendampingi beliau nanti sebagai Wapres adalah sosok dari NU," tutupnya. ***(ary)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang