Senin, 16 April 2018 16:42

Presdir PT CPI Jadi Pembicara di Grand Seminar IPF 2018 UIR

Presdir PT CPI Albert BM Simanjuntak menjadi salah seorang pembicara dalam Grand Seminar Intelectual Petroleum Festival yang ditaja Universitas Islam Riau.

Riauterkini-PEKANBARU- Presiden Director and Deputi Managing PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Albert BM Simanjuntak menjadi salah satu pembicara pada Grand Seminar Intelectual Petroleum Festival yang ditaja Universitas Islam Riau, Senin (17/4/18).

Dalam acara yang dibuka oleh Rektor UIR Prof Syafrinaldi itu, Albert BM Simanjuntak memaparkan sepak terjang perusahaan minyak dan gas itu mengeksplorasi sumber-sumber minyak di Indonesia, baik yang ada di darat maupun di lepas pantai. Ia juga menerangkan bahwa semakin ke sini, perusahaan itu semakin menunjukkan keberpihakannya pada upaya-upaya eksplorasi yang ramah lingkungan.

Selain itu, Albert juga membahas tentang Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di perusahaan itu serta transformasi digital yang saat ini terus dilakukan. Transformasi digitalmenjadi isu menarik di dunia pertambangan karena menyangkut efisiensi dan optimalisasi produksi perusahaan.

Apalagi mengingat mahalnya biaya eksplorasi yang harus dikeluarkan perusahaan untuk menggali satu sumur saja. "Maka bagi kami, tak ada kata lain, harus berhasil. Karena kalau gagal, biayanya gak sedikit," katanya.

Acara ini diisi pula dengan sesi tanya jawab. Audiens yang terdiri dari mahasiswa dan dosen perminyakan dari Riau, luar Riau dan bahkan negara tetangga ini memanfaatkan momen untuk mengetahui kebijakan PT CPI dalam rekrutmen karyawannya serta langkah yang akan ditempuh perusahaan terkait akan berakhirnya kontrak pengelolaan Blok Rokan antara PT CPI dengan Pemerintah Indonesia pada 2021 mendatang. Juga ada yang meminta PT Chevron untuk berpartisipasi melengkapi labor di kampus mereka agar para mahasiswa dapat melakukan praktikum lebih nyaman.***(yan)


BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang