Senin, 16 April 2018 16:03

Polisi Segera Limpahkan Berkas Tersangka Pencuri 156 Lempengan Baja Tower PLN di Siak Hulu

Ratusan batang tower SUTTmilik Perusahaan Listrik Negara (PLN) dicuri. Polisi segera limpahkan berkas tersangka pencuri.

Riauterkini-PEKANBARU - Ratusan batang member tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di Jalan Lintas Timur, Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu hilang dicuri.  

Member tower sendiri merupakan besi galvanis yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang tower transmisi. 

Kepolisian Sektor Siak Hulu mengatakan, berdasarkan laporan dari pihak PLN, jumlah besi member tower yang hilang sebanyak 156 batang.  

Akibat peristiwa pencurian batang besi penyangga tower itu, PLN diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. 

Peristiwa pencurian ini sendiri terjadi pada Rabu (28/2) lalu. Adapun yang mengetahui adanya dugaan aksi pencurian adalah petugas ground patrol. 

Atas kejadian ini, pihak PLN lantas melapor ke Mapolsek Siak Hulu keesokan harinya, Kamis (1/3/18). 

Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi, membenarkan perihal adanya peristiwa pencurian tersebut. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan dan sudah berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pencurian.  

"Kasus ini masih dalam pengusutan dan pengembangan lebih lanjut," ujarnya, Minggu (15/4/18). 

Dalam waktu dekat, kata Kapolsek Siak Hulu, pihaknya segera melimpahkan perkara ini ke Kejaksaan. 

Sementara itu, Syamsul Ahwan selaku Manajer Transmisi dan Gardu Induk Teluk Lembu saat dikonfirmasi menuturkan, tower transmisi tersebut pada dasarnya memiliki peranan penting dalam pendistribusian arus listrik. 

"Tower transmisi ini menghubungkan listrik tegangan tinggi 150 kilovolt dari Gardu Induk Pasir Putih ke Gardu Induk Pangkalan Kerinci," ujar dia. 

Syamsul membeberkan, secara sistem kelistrikan, nilai kerugian akan sangat besar jika sampai tower ini roboh akibat hilangnya besi-besi penyangga atau penopang tersebut.  

"Apalagi jika sampai terjadi pemadaman total sistem di Riau. Belum lagi waktu yang cukup lama untuk mendirikan kembali tower tersebut. Mengingat material harus di adakan terlebih dahulu," ucap dia. 

Tingginya risiko akibat pencurian elemen tower tersebut, kata Syamsul, membuat pihaknya  akan total  menyikapi dan menangani perkara tersebut. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri terkait peristiwa ini mengatakan, sudah seharusnya masyarakat saling bekerjasama menjaga keamanan lingkungan. 

"Apalagi yang sifatnya untuk kepentingan umum kan (seperti keberadaan tower listrik). Harus sama-sama kita jaga," ujar dia. 

Ditambahkan Ahmad Fikri, banyak cara yang dapat dilakukan masyarakat. Salah satunya adalah mengaktifkan sistem pos keamanan keliling (pos kamling) melalui ronda malam.  

"Jadi tidak hanya pencurian saja. Hal yang lain-lain juga mesti diantisipasi. Narkoba misalnya," tutup dia. 

Ahmad Fikri juga meminta, agar polisi segera menuntaskan perkara pencurian tersebut. "Segera saja perkara ini dilimpahkan ke Kejaksaan dan Pengadilan. Supaya ketetapan hukum terhadap tersangka menjadi jelas. Serta memberikan efek jera kepada pihak - pihak yang memiliki niat serupa, " katanya.* (H-we)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang