Senin, 16 April 2018 14:25

Resmi Hadir, Nissan-Datsun SM Amin Targetkan Penjualan 70 Unit Perbulan

Showroom Nissan-Datsun SM Amin Pekanbaru ditargetkan mampu berkontribusi sebanyak 70 unit perbulan. Jumlah ini total penjualan baik Nissan maupun Datsun.

Riauterkini-PEKANBARU - Melihat piotensi pasar yang sangat bagus untuk penjualan mobil rilisan Nissan dan Datsun, Nissan-Datsun SM Amin menargetkan penjualan hingga 70 unit perbulan. Hal ini optimis dicapai dengan hadirnya fasilitas dan program yang memanjakan di Showroom terbarunya ini.

Target tersebut dikatakan langsung oleh Susilo Darmawan, selaku CEO PT Wahana Wirawan saat peresmian berlangsung. Menurutnya target ini akan tercapai melihat kondisi pasar Riau khususnya untuk kendaraannya sangat bagus.

"Potenai pasar di Riau cukup bagus. Bahkam kehadiran showroom baru ini juga karena telah membludaknya konsumen Nissan-Datsun Arengka yang telah beroperasi cukup lama. Sehingga kita mengatur strategi untuk membagi peminat Nissan Datsun di Riau," katanya.

Meski begitu, Lanjut Susilo pihaknya belum merasa puas dengan perolehan pasar yang bagus di Riau. Sehingga pihaknya menghadirkan Showroom di lokasi yang dinilai cukup stategis yakni di SM Amin yang kedepannya di perkirakam pembangunan mengarah ke lokasi ini.

"Showroom ini kita selesaikan dalam eaktu satuvtahun. Dimana dalam pembangunannya memakan biaya investasi hingga 40 miliar. Kita juga hadirkan konsep baru yakni Nissan Retail Concept (NRC) dengan fasilitas yang lebih lengkap, sehingga lebih nyaman," paparnya.

Showroom ini merupakan showroom ke-3 di Riau setelah Nissan-Datsun Arengka dan Nissan-Datsun Duri. "Daat ini kita memiliko sekitar 104 cabang dialer Nissan-Datsun di Nusantara. Sementara sepanjang 2018 kita targetkan hingga 107 cabang hadir di Indonesia," tuturnya.

Setelah Pekanbaru, Nissan-Datsun Indomobil rencananya akan buka kembali showroom di wilayah Palembang. Diperkirakan pembukaan cabang ini akan terealisasi pada 8-9 bulan kedepan.

"Untuk Nissan-Datsun Arengka yang merupakan dialer pertama di Sumatera, rencana juga akan kita lakukan penyegaran. Namun tentu prosesnya memerlukan waktu. Kita perkirakan dalam 1-2 tahun ke depan sudah dapat dilaksanakan," tutupnya.***(rul)


BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang