Ahad, 15 April 2018 19:05

Begini Kronologis Petani Karet di Rohul Saat Diserang 2 Ekor Beruang Madu

Anak Dasril-korban serangan beruang madu di Rohul- menceritakan kronologi kejadian traumatik saat ayahnya diserang dua ekor beruang setinggi hampiar 1,5 meter.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-6; Seorang petani karet di Dusun V Lubuk Ulat, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, diserang 2 ekor beruang diperkirakan setinggi 1,5 meter.

Petani di Desa Cipang Kiri Hulu yang belakangan diketahui Dasril (50) diserang 2 ekor beruang ketika tengah menakik atau menyadap getah karet di kebunnya pada Ahad pagi (15/4/2018).

‎Anak korban Dasril bernama Rio Andri, mengatakan ayahnya diserang 2 ekor beruang saat sedang akan pergi menyadap getah karet di kebun pada Ahad pagi tadi sekira pukul 06.30 WIB.

Rio mengungkapkan, sesuai penuturan ayahnya, pada Ahad pagi, ayahnya Dasril seperti biasa pergi ke kebun dengan berjalan kaki untuk menyadap getah karet.

Namun di tengah perjalanan, ungkap Rio, belum sempat lagi ayahnya menyadap getah karet, tiba-tiba terdengar suara auman seperti suara beruang.

Ternyata benar, tidak jauh dari korban Dasril, ada 2 ekor beruang berwarna hitam yang diduga jenis beruang madu, dan tiba-tiba saja menyerang korban.

Rio mengatakan beruang pertama berhasil dihalau setelah ayahnya melayangkan parang yang dibawanya ke bagian punggungnya, dan beruang tersebut lari.

Namun di saat bersamaan, datang beruang kedua dan langsung menyerang dan menggigit bagian paha sebelah kiri korban hingga mengalami luka serius.

"Usai menyerang dan melukai paha ayah saya, kedua ekor beruang tersebut langsung pergi," ungkap Rio, Ahad petang.

Rio mengakui meski ayahnya mengalami luka parah di bagian pahanya, namun ayahnya masih sanggup pulang dengan berjalan kaki sekira 1 kilometer, dan memakai tongkat.

Setibanya di perkampungan, korban Dasril meminta tolong ke warga sekitar dan dibawa ke rumahnya. Tidak lama kemudian, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu, untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat diserang, ungkap Rio, ayahnya mengalami luka di paha bagian kiri korban terkena gigitan seekor beruang.

Atas kejadian tersebut, Rio, selaku korban Dasril meminta Pemkab Rohul dan BKSDA Riau secepatnya melakukan perburuan terhadap 2 ekor beruang tersebut.

Menurutnya, bila 2 ekor beruang tersebut dibiarkan, dikhawatirkan mengancam keselamatan warga lain yang sebagian besar merupakan petani karet dan petani sawit, dimana setiap hari mereka harus pergi ke kebun.

"Ayah saya saat ini sudah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Awal Bros (Ujung Batu). Hasil pemeriksaan dokter, katanya harus dioperasi, karena ada empat bekas luka gigitan beruang itu," jelas Rio.***(zal)


BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang