Selasa, 13 Maret 2018 20:57

Jelang Pilkada dan Pilpres, Polres Inhu Deklarasi Anti Hoax

Jajaran Polres Pelalawan gelar deklarasi anti hoax bersama elemen masyarakat. Salah satu bertujuan untuk menjaga kondusifitas menjelang atau saat pelaksanaan Pilkada dan Pilpres.

Riauterkini-RENGAT-Menjelang gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar deklarasi anti hoax.

Deklarasi anti hoax yang digelar di rumah makan Pangeran, Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Selasa (13/3/18) yang dipimpin langsung Kapolres Inhu AKBP.Arif Bastari dilakukan bersama awak media yang ada di Inhu, serta dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Inhu, Muhammad Amin dan juga Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Inhu, Ahmad Khaerudin.

"Deklarasi ini dilakukan mengingat pentingnya menangkal hoax terutama dalam menjaga kondusifitas menjelang atau saat pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang," ujar AKBP.Arif Bastari.

Polres Inhu mengupayakan pencegahan terhadap penyebaran hoax di Inhu melalui personilnya yang tersebar di seluruh desa di Kabupaten Inhu, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya menyebarkan hoax.

"Penyebar hoax dapat dikenakan sanksi pidana dan hoax itu harus diberantas, karena dampaknya sangat luar biasa merugikan, tegasnya.

Dengan keterbatasan personil untuk menjangkau seluruh elemen masyarakat, untuk itu pihaknya mengundang Ketua KPU Inhu dan Ketua Panwas Kabupaten Inhu untuk turut melakukan perlawanan terhadap hoax. Terlebih lagi saat ini menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri). Deklarasi anti hoax tersebut juga mendapat dukungan dari KPU Inhu dan Panwas Kabupaten Inhu.

Sementara itu Ahmad Khaerudin, Ketua Panwas Kabupaten Inhu menyampaikan bahwa hoax menjadi salah satu pengawasan mereka. Terutama ketika berita tersebut merugikan salah satu calon.

"Ketika ada salah satu calon yang merasa dirugikan karena berita hoax dan kemudian melaporkannya, maka kita bisa melakukan pemanggilan dan memeriksa yang menyebarkan hoax tersebut. Apabila ditemukan pelanggaran UU ITE maka Panwaslu akan berkoordinasi dengan Polres Inhu," jelasnya. *** (guh)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang