Selasa, 13 Maret 2018 13:18

Fakta Persidangan Landasi Kejari Pelalawan Kembangkan Perkara Korupsi Cetak Sawah

Kejaksaan Negeri Pelalawan melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi cetak sawah. Menindaklanjuti fakta yang berkembangan dalam persidangan perkara tersebut.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek cetak sawah tahun 2012 di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pelalawan memasuki babak baru. Hal tersebut menyusul perkaranya, sudah disidangkan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Berdasarkan fakta persidangan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan mengembangkan kasus korupsi cetak sawah di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti.

"Kasus cetak sawah kita kembangkan lagi. Ada bukti-bukti baru, sesuai fakta di persidangan," terang Kepala Seksi (Kasi) Pindana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan Lasargi Marel kepada riauterkini.com, Selasa (13/3/18).

Perkara yang telah menyeret dua orang terdakwa, jaksa kembali mendalami perkara ini berdasarkan dari fakta-fakta selama di persidangan. Surat perintah penyidikan (Sprindik) telah dikeluarkan.

"Kita mengembangkan untuk menemukan tersangka baru, berdasarkan fakta di persidangan. Mengarah ke tersangka baru," jelasnya.

Menjawab pertanyaan media ini, terkait kemungkinan tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi cetak sawah, Lasargi Marel mengatakan, bahwa ada peluang untuk membuka perkara baru.

"Ini kasus cetak sawah dikembangkan lagi. Berdasarkan fakta-fakta di persidangan itu, mengarah kepada pejabat dinas," terangnya.

Kasi Pidsus menambahkan, pengembangan terhadap kasus ini lebih ke arah adanya perkara serupa di tempat lain. "Kalau ada fakta-fakta baru, kenapa tidak," tandasnya.***(feb)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang