Selasa, 13 Maret 2018 10:54

Kementerian LHK Setuju Harimau Pemangsa Dua Warga Inhil Ditembak Bius

Karena dianggap sudah sangat membahayakan keselamatan manusia, Dirjen KSDAE setuju tembak bius untuk harimau pemangsang dua warga di Inhil.

Riauterkini-PEKANBARU- Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekologi (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menganggap serius tuntutan warga yang memberikan tenggat waktu sepekan untuk segera menangkap Harimau Sumatera (HS) yang berkeliaran di Pelangiran Inhil. Terkait itu, Direktur Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem, Wiratno menginstruksikan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riau untuk segera menembak bius harimau yang sudah menerkam 2 warga hingga tewas.

Wiratno meminta tim untuk maksimal melakukan evakuasi meski harus melukai penembakan bius di bagian kakinya.

“Kalau ditembak (harimau), kena kakinya masih ada dokter hewan yang bisa mengobatinya. Ditembak bius dibawa ke luar desa. Itu yang paling ideal,” ujarnya.

Menurut Wiratno, dirinya sering kontak dengan ketua tim. Ia berharap, harimau yang sudah menyerang 2 warga hingga tewas itu segera di tangkap sebelum masa ultimatum warga.*(H-we)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang