Selasa, 13 Maret 2018 08:00

Supir Kabur Mebawa Mayat, Lakalantas di Tapung, Kampar Tewaskan Tiga Korban

Terjadi kecelakaan maut di Tapung, Kampar. Sepeda motor ditabrak pick up Grand Max. Sang supir kabur mengetahui membawa salah satu mayat korban yang terpental masuk dalam bak pick up.

Riauterkini-PEKANBARU- Kecelakaan maut terjadi di KM 46 jalan lintas Kota Garo Petapahan, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Senin (12/3/18) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibatnya, tiga nyawa melayang.

Ketiga korban adalah Dali Laia (40) laki-laki, Ember Br Galingging (87) perempuan, dan Risman (8) laki-laki yang merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Supra X BM 3567 ZE. Mereka tewas setelah Daihatsu Grand Max pickup BM-9097-FF. Sementara supir mobil Daihatsu Grand Max pickup belum diketahui karena terlebih dahulu melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.

Berdasarkan laporan singkat Polres Kampar kepada Bidang Humas Polda Riau, disebutkan sejumlah saksi di lokasi kejadian menceritakan, kecelakaan lalu-lintas ini bermula saat motor Honda Supra BM-3567 ZE yang dikendarai Dali Laia yang membonceng Ember Br Galingging dan Risman bergerak dari arah Kotagaro menuju arah Petapahan.

Motor Honda Supra yang dikendarai Dali Laia ini bergerak dengan kecepatan tinggi beriringan satu arah dengan Mobil Daihatsu Grand Max pickup BM-9097 FF, tiba-tiba mobil Pick up ini mengerem mendadak, karena jarak yang dekat maka bagian depan motor Honda Supra menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Grand Max pickup.

Akibat tabrakan ini motor Honda Supra lengket dan menempel pada bagian belakang mobil, sementara Ember Br Galingging yang dibonceng pada motor Supra terpental ke dalam bak mobil, sedangkan Dali Laia serta Risman mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP.

Setelah kecelakaan ini, pengendara mobil pickup memundurkan mobilnya untuk melepaskan sepeda motor yang menempel pada bak belakang mobil lalu melarikan diri dari TKP, sementara Ember Br Galingging yang berada di bak mobil ikut terbawa bersama mobil pick up itu.

Diketahui kemudian kalau Ember Br Galingging dibuang di jalan dekat Desa Bencah Kelubi yang berjarak sekitar 15 km dari TKP, korban akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa petugas menuju rumah sakit Bhayangkara Polda Riau.

Anggota Unit Lantas Polsek Tapung yang mendatangi lokasi kejadian telah melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi dan membawa dua korban yang tewas di TKP ke Puskesmas Tapung, sementara seorang korban lainnya yang sempat terbawa oleh mobil pick up dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru, namun korban telah tewas sebelum mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Wan Mantazakka, didampingi Kanit Laka Ipda Angga Dewansyah S saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

Dijelaskan Kanit Laka ini bahwa pihaknya masih menyelidiki dan mencari pengemudi mobil Daihatsu Grand Max pickup BM-9097 FF yang melarikan diri dari TKP, dirinya juga mengimbau kepada pengemudi yang melarikan diri ini untuk menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian guna menjalani proses pemeriksaan terkait peristiwa ini.***(man)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang