Senin, 12 Maret 2018 20:08

Latihan Bersama “Manyar Indopura XVI/18” Resmi Ditutup

Kegitan latihan bersama Manyar Indopura XVI/18 TNI AU dengan RSAF di Lanud Roesmin Nurjadin resmmi ditutup. Seluruh peserta saling belajar dan meningkatkan kemampuan.

Riauterkini - PEKANBARU - Latihan Bersama (Latma) “Manyar Indopura XVI/18” antara TNI AU dan RSAF secara resmi ditutup. Berakhirnya kegiatan latihan bersama antara negara bertetangga ini ditandai dengan sebuah upacara penutupan di ruang Arjuna Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (12/3/18).

Mewakili TNI AU, Kadisops Lanud Rsn Selaku Direktur Latihan, Letkol Pnb Jajang Setiawan meyakini bahwa dari latihan yang telah dilaksanakan ini, banyak sekali pengetahuan serta pengalaman yang didapatkan oleh kedua Angkatan Udara.

Lebih lanjut, atas nama TNI AU, Kadisops juga menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi tinggi kepada seluruh peserta latihan atas partisipasinya sehingga seluruh rangkaian latihan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sementara itu, Exercise Director RSAF SLTC Sherman Ong, mengatakan bahwa Latihan Manyar Indopura merupakan ajang yang baik bagi para pesertanya untuk meningkatkan kemampuannya, saling belajar serta meningkatkan interoperability dalam melaksanakan misi seperti re-supply, medical evacuation serta Combat SAR.

Ditambahkannya, selain itu, dari latihan ini juga akan memunculkan persahabatan baru, yang tentunya akan bertahan selama-lamanya.

“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan oleh TNI AU dan juga Lanud Roesmin Nurjadin sehingga latihan ini dapat berjalan dengan baik”, lanjutnya.

Baik Kadisops maupun Exdir RSAF sama-sama setuju bahwa yang terpenting dari latihan ini adalah akan mempererat dan memperkuat hubungan bilateral serta persahabatan yang telah terjalin, baik diantara kedua negara maupun kedua angkatan udaranya.

Latihan yang berlangsung sejak Senin (5/3) ini melibatkan satu helikopter EC 725 Caracal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor serta dua pesawat helikopter Super Puma dari 125th Squadron RSAF, dan didukung tak kurang dari enam puluh personel baik dari TNI AU maupun RSAF.

Selama berlatih, para personel dan alutsista yang terlibat melaksanakan beberapa latihan berhubungan misi Search and Rescue (SAR) seperti evakuasi medis, dropping logistic serta Combat SAR. ***(mok)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang