Senin, 12 Maret 2018 18:14

Turap desa Kuala Panduk Ambruk,
Berikut Hasil Audit Inspektorat Pelalawan

Inspektorat Pelalawan akhirnya selesai mengadusit ambruknya pembangunan turap di desa Kuala Panduk. Berikut hasil audit yang dilakukan sebih satu bulan ini.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kurang lebih satu bulan Inspektorat kabupaten Pelalawan melakukan serangkaian audit terhadap ambruknya, pembangunan turap di desa Kuala Panduk kecamatan Teluk Meranti.

Audit yang dilakukan inspektorat ini atas permintaan bupati Pelalawan, lantaran pembangunan turap tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) dengan pagu anggaran Rp 413.468.000 tahun anggaran 2017 lalu.

Berikut ini hasil mutlak audit yang dilakukan inspektorat yang dikirim ke riauterkini.com, Senin (12/3/18).

Terjadinya, keretakan, pergeseran dan penutupan turap serta penurunan tanah timbun disebabkan dua hal. Pertama, perencanaan kontruksi pondasi tidak memperhitungkan daya desakan dan daya dukung tanah terhadap beban. Ini dapat dilihat dari pergeseran turap yang semula lurus menjadi miring kedalam akibat desakan tanah timbun dari bawah sehingga pondasi bergeser dari kedudukan semula dan mengikibatkan bangunan turap melengkung dan patah.

Penyebab kedua. Pelaksanaan pemadatan tanah timbun menggunakan alat berat (exavator) yang tidak ada dalam perencanaan yaitu beratnya beban exavator mendesak dinding turap sehingga menyebabkan dinding turap menjadi bergeser.

Kepala Inspektorat kabupaten Pelalawan Muhammad Insyad menilai kegiatan ini terjadi penyalahgunaan wewenang oleh pemerintah desa yaitu yang dibangun bukan turap/tembok penahan tanah tetapi menambah luas daratan bibir sungai yang bukan merupakan kewenang desa untuk membangunnya.

Katanya, pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan tidak berdasarkan peraturan bupati nomor 94 tahun 2016 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa setiap desa dikabupaten Pelalawan tahun anggaran 2017.

Hasil audit kata dia, juga telah disetorkan uang sejumlah Rp. 413.468.000 oleh TPK ke rekening kas desa nomor rekening, 11202000XXX pada tanggal 19 Februari 2018 sehingga terjadi recovery aset desa. Maka kerugian desa tidak ada lagi.***(feb)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang