Senin, 12 Maret 2018 18:01

2018, Dinkes Bengkalis Usulkan 20.000 Jiwa Masuk PBI BPJS

Dinkes Bengkalis usulkan penduduk kurang mampu masuk dalam penerima PBI BPJS. Tahun ini sebanyak 20.000 jiwa yang harus ditambahkan.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis tahun 2018 ini, mengusulkan 20.000 jiwa penduduk Kabupaten Bengkalis kategori kurang mampu untuk masuk dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Kabupaten Bengkalis ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Bidang Kesehatan.

Usulan penambahan kepesertaan PBI tersebut dilakukan menyusul sampai saat ini jumlah PBI per 1 Januari 2018 baru berjumlah 39.705 jiwa. Sedangkan, untuk kuota peserta yang disepakati pada perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan Cabang Dumai dengan Pemkab Bengkalis berjumlah sebesar 40.371 jiwa. Atau masih tersisa kuota sebanyak 666 jiwa.

Kemudian, masih terdapat data Peserta yang Bukan Penerima Upah (PBPU) dengan rekomendasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis yang belum dialihkan sebesar 6.540 jiwa. Dan untuk tahap IX dan X di tahun 2017 berjumlah 4.172 jiwa, sedangkan tahap I Januari tahun 2018 berjumlah 1.506 jiwa.

Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis Supardi, S.Sos, MH melalui Kepala Seksi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Bidang Pelayanan Kesehatan, Mairizon Zainal kepada awak media belum lama ini di Bengkalis.

"Sambil menunggu regulasi pergerseran, PBI APBN ke PBI APBD Tahun 2017 sebanyak 8.432 jiwa, diverifikasi dan validasi. Dan penambahan keluarga miskin dari Dinsos untuk diintegrasikan ke JKN, 35.828 jiwa tahun 2018 dan pengalihan dari rekomendasi yang diusulkan oleh Dinsos Bengkalis untuk direkonsiliasikan oleh BPJS agar tidak ada masyarakat miskin yang tidak diintegrasikan, ungkapnya.

Dan untuk sementara Dinkes Kabupaten sudah mengajukan penambahan kuota kepesertaan PBI APBD tahun 2018 sebesar 20.000 jiwa. Untuk tahun ini dana yang disiapkan untuk PBI melalui APBD Kabupaten Bengkalis berjumlah lebih kurang Rp8,9 miliar.***(dik)




BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang