Rabu, 14 Pebruari 2018 16:55

Ditjend Perbendaharaan Puji Realisasi DAK Fisik Pemprov Riau

Realisasi pembangunan DAK fisik dan Dana Deaa mencapai 100 persen, Ditjend Perbendaharaan Riau puji kinerja Pemprov Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Riau, Tri Budhianto melontarkan pujiannya kepada Pemprov Riau terkait realisasi pembangunan DAK Fisik di tahun anggaran 2017 usai menggelar coffe morning bersama awak media Pekanbaru Rabu (14/2/18).

"Realisasi pembangunan DAK fisik di Riau maupun di capaian pembangunan dana desa di Riau sangat luar biasa. Prosentase pembangunannya mencapaj 99-100 persen," terangnya.

Ia merinci, untuk pembangunan DAK fisik, sudah dibangun sarana air bersih sepanjang 16,6 km, irigasi sepanjang 208.12 km, jalan sepanjang 97,58 km, tanggul sepanjang 11,7 km, sarana air minum sebanyak 617 unit.

Swlanjutnya, pembangunan puskesmas sebanyak 118 unit, embung sebanyak 28 unit, pasar sebanyak 21 unit, ruang kelas aebanyak 434 unit, buku perpustakaan sebanyak 2.570 buah dan lainnya.

Untuk capaian dana desa, tambah Tri Budhianto, pembangunan jalan desa sepanjang  137.279, 28 km, pembangunan jembatan desa sepanjang 7.381 meter, drainase desa sepanjang 18.443,21 meter, kanror desa sebanyak 33 unit, Polindes sebanyak 63 unit.

Lalu, tambahnya, untuk pembangunan PAUD/TK sebanyak 956 unit, embung desa sepanjang 14.752 meter, Pasar Desa sebanyak 338 unit, posyandu sebanyak 206 unit, gedung serbaguna sebanyak 217 unit, Bumdes senilai Rp 4 miliar, kolam ikan 1.206 meter.

"Tidak semua data realisasi pembangunan DAK fisik dan capaian pembangunan dana desa masuk dalam daftar. Karena jika masukkan semua secara detai, jumlahnya sangat banyak," terang Tri Budhianto.

Memang ada beberapa mata anggaran yang ridak masuk. Kaeena terkendala laporan dan dana dari APBN hangus. Namun karena sudah terikat kontrak, maka pendanaan digantikan dari APBD.*(H-we)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang