Rabu, 14 Pebruari 2018 10:44

Tersangka Maling Tertembak,
Tiga Personil Polres Meranti Diperiksa Propam Polda Riau

Penanganan insiden tertembaknya ABG tersangka maling HP polisi diambl alih Propam Polda Riau. Tiga personil Polres Meranti dipanggil untuk diperiksa.

Riauterkini-PEKANBARU- Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau melakukan penyelidikan terkait tertembaknya Syafrizal (14 tahun) di Rangsang Barat. Tiga anggota Polres Meranti diperiksa terkait tertembaknya tersangka pencuri telephon genggam tersebut.

"Sudah kita ambil alih pengananan. Sekarang tiga personil yang terlibat langsung penangkapan sehingga terjadi insiden tertembak sedang kita periksa," jelas Kabid Propam Polda Riau Kombes Agung Pitoyo, kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (14/2/18).

Ketiga anggota Polres Meranti yang diperiksa adalah Bripda HA, Briptu BS dan Brigadir RM.. Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau ada unsure kesengajaan atau pun kelalaian dari personil Polsek Rangsang Barat. “Dari pemeriksaan itu nanti kita bisa simpulkan penyebab insiden tersebut. Kelalain atau kesengajaan,” tutur Pitoyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Safrizal diduga tertembak saat pengerebekan dalam dugaan kasus pencurian Hp Samsung milik Briptu BS di mess Polsek Rangsang Barat.

Dalam pengerebekan itu, Briptu BS bersama Brigadir RM dan Bripda HA, sementara peluru panas yang mengenai Safrizal diduga berasal dari senjata Bripda HA. Saat itu dikabarkan Safrizal melakukan perlawanan dengan cara menggigit bagian tangan Briptu BS.

Sebelumnya Syafrizal juga terlibat pencurian makanan di rumah seorang warga. Ia tidak ditahan karena masih di bawah umur dan dilakukan perdamaian antara pemilik makanan dengan keluarga Syafrizal, namun kemudian pemuda pengangguran tersebut justru mengulangi tindak pidana.

Saat ini Syahfrizal sedang menjalani pengobatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.***(dok)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang