Selasa, 13 Pebruari 2018 21:17

Kuota Premium Tak sampai 70 Persen,
DPRD Riau Segera Sidak ke Sejumlah SPBU

Kelangkaan dan tidak sampainya kuota 70 persen BBM jenis premium di Riau mendapat sorotan kalangan dewan. Komisi II DPRD Riau segera lakukan kunjungan ke sejumlah SPBU.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi II DPRD Riau soroti pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Riau yang tidak sampai dari kuotanya, 70 persen. Adanya permainan oknum diduga menjadi penyebabnya.

Hal ini diketahui dari hasil pertemuan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pertamina beberapa waktu yang lalu. Dari laporan Dinas ESDM dan Biro Perekonomian Riau, untuk BBM premium di Riau realisasinya 66 persen dari kuota yang ada. Informasi dari BP Migas, kuota premium untuk Riau sekitar 70 persen.

"Nah tidak cukup itu karena apa, apakah ada pihak yang bermain, apakah memang Riau diberikan kuota yang tidak cukup. Pihak Pertamina harus terbuka dan transparan," kata Sugianto, anggota Komisi II kepada wartawan, Selasa (13/02/18).

Selain itu, ia pun tidak pungkiri jika premium di Riau kerap kali habis di SPBU sehingga banyak masyarakat yang melaporkan hal ini kepadanya. Ini juga menjadi indikasi adanya kecurangan pendistribusian BBM.

"Itu kan hak rakyat kecil, kenapa masih dicurangi. Oknum yang bermain harus diberantas, mengapa ada selisih empat persen yang tidak direalisasikan," ungkap anggota dewan Dapil Siak-Pelalawan ini.

Bendahara DPW PKB Riau ini katakan, dalam waktu dekat pihaknya berencana akan melakukan Sidak ke SPBU dan mengecek kelangkaan BBM jenis premium. Untuk jadwalnya, ia tidak mungkin menjelaskannya.

"Yang jelas, pihak Pertamina mesti menjelaskan hal ini ke masyarakat, kenapa membatasi penyaluran premium di bawah kuota," tutupnya. ***(ary)


BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang