Selasa, 13 Pebruari 2018 19:28

Terjerat Pungli, Tiga Pegawai Rutan Pekanbaru Divonis Ringan

Tiga pegwai Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru dinyatakan terbukti bersalah . Ke tiga pelaku Pungli divonis lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Tiga pegawai rumah tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Pekanbaru yang terjerat perkara pungutan liar (Pungli) di Rutan Sialang Bungkuk. Tampak lega, begitu majelis hakim yang menyidangkan perkaranya memberikan keringan hukuman kepada dirinya.

Dimana ketiga terdakwa yang dituntut jaksa dengan tuntutan hukuman tinggi. Dikurangi hakim separuh dari tuntutan jaksa.

Dalam amar putusan hakim pada sidang di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (13/2/18) sore. Ketiga terdakwa, Taufik, Mantan Kepala Pengamanan Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Pekanbaru, dan dua bawahannya, Muhammad Kurniawan dan Ripo Riski. dijatuhi hukuman 2 tahun dan 1 tahun 6 bulan penjara.

" Menghukum terdakwa Taufik, dengan pidana penjara selama 2 tahun, dan menghukum terdakwa Muhammad Kurniawan dan Ripo Riski dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan. Ketiga terdakwa juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp 50 juta subsider 1 bulan," jelas majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan SH.

Menurut majelis hakim, ketiga terdakwa terbukti melanggar Pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Atas putusan tersebut, terdakwa Ripo Rizki dan M Kurniawan langsung menyatakan menerima. Sedangkan terdakwa Taufik menyatakan pikir pikir. Begitu juga dengan jaksa penuntut yang menyatakan pikir pikir.

Saat meninggalkan ruangan sidang, ketiga terdakwa tampak cukup senang atas putusan tersebut.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Amin SH dan Oka Regina SH, Menuntut terdakwa Taufik dengan penjara selama 5 tahun dan 6 bulan, denda sebesar Rp200 juta subsider empat bulan penjara. Sedangkan terdakwa Muhammad Kurniawan dan Ripo Riski dituntut hukuman pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan.

Seperti diketahui, Taufik, Mantan Kepala Pengamanan Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Pekanbaru, dan dua bawahannya, Muhammad Kurniawan dan Ripo Riski. Didakwa telah menyalagunakan jabatan dalam melaksanakan tugas sebagai petugas pengamanan. Para terdakwa melakukan pungutan tak resmi kepada para tahanan jika ingin pindah ke sel lain yang lebih nyaman. Pungli yang dilakukan ketiga terdakwa itu dilakukan secara berulang ulang.

Atas tindakan para terdakwa tersebut, berujung kerusuhan di Rutan. Hingga akhirnya ditindaklanjuti oleh pihak Polda Riau, atas laporan para tahanan.***(har)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang