Selasa, 13 Pebruari 2018 08:02

Ludeskan 100 Hetktar Lahan, Minimnya Peralatan Kendala Pemadaman Karlahut di Meranti

Kebakaran telah meludeskan sekitar 100 hektar lahan di Meranti. Minimnya peralatan menjadi kendala serius usaha pemadaman di kawasan bergambut tebal tersebut.

Riauterkini - SELATPANJANG - Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) kembali membawa diwilayah Pulau Tebing Tinggi bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.

Karlahut yang terjadi tepat di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur itu diperkirakan telah melahap sekitar 100 hektare lahan perkebunan sagu, semak belukar dan hutan.

Demikian diungkapkan Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, didampingi Danramil 02 Tebing Tinggi, Mayor Arm B Tambunan, Senin (12/2/18) malam kepada riauterkini.com.

Menurut M Edy, Kobaran api itu melahap sekitar 100 hektare lahan perkebunan dan hutan sejak tanggal 9 hingga 12 Februari 2018.

Hingga senin hari ini, katanya, Tim pemadam kebakaran yang terdiri dari BPBD bersama TNI-Polri, masyarakat, pihak Kecamatan dan Desa serta pihak PT Nasional Sago Prima (NSP) masih terus berupaya melakukan pemadaman.

"Sampai dengan saat ini api masih belum dapat dikendalikan, disebabkan lahan gambut disertai angin kencang dan kurangnya selang atau Firefox,"tuturnya.

Untuk diketahui, dalam upaya pemadaman kebakaran tersebut Tim Pemadam juga sudah menggerakkan 1 unit speadboat mercury 300 PK dan 1 unit speedboat mercury 40 PK untuk membawa personil dari Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dengan peralatan tersedia, 1 unit mesin Kholern14 hp, 1 unit mesin Shibaura, 2 unit mesin portable ministrike, 7 unit mesin merk 是bara honda robin PT. NSP, 7 unit mesin Robin, Firehose 2.5 inch 80 Rolling, Firehose 1.5 inch 30 Rolling, Nozle 2.5 inch 5 unit, Nozle 1.5, inch 12 unit, Y connection 2.5 ke 1.5 inch 4 unit, Y connection 1.5 ke 1.5 inch 6 unit. ***(rud)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang