Senin, 12 Pebruari 2018 13:11

Lokasi Karlahut tak Terjangkau Alat, Petugas BPBD Pelalawan Padamkan Api Pakai Baju

Totalitas petugas BPBD Kabupaten Pelalawan dalam memadamkan kebakaran lahan patut diapresiasi. Karena lokasi api tak tersangkau alat bantu, ia memadamkan kobaran semak pakai baju yang dilepas dari badan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Pekan kemarin adalah hari yang paling sibuk bagi petugas kebakaran untuk berusaha memadamkan kebakaran Lahat dan hutan (Karlahut) di wilayah kecamatan Teluk Meranti.

Berbagai instansi, terlibat aktif turut serta memadamkan api, yang membakar lahan seluas enam hektar diwilayah ini. TNI, Polri, masyarakat peduli api berjibaku pantang menyerah menjinakkan sijago merah.

Namun ada yang menarik tatkala anggota dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten berpartisipasi memadamkan api.

Menariknya lagi, aksi dua orang petugas dari BPBD ini divideokan oleh rekannya yang lain. Video tersebut tersebar luas di media sosial dan menjadi virral. Dari rekaman video berdurasi pendek tersebut, tampak dua orang petugas membuka baju yang ia pakai, kemudian digunakan memadamkan api.

Sesekali, petugas ini berlari ke arah selang air yang dipompakan dari petugas lain untuk membasahkan bajunya. Setelah baju dibasahkan dia berhamburan lagi berjibaku memadamkan api.

Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio kepada riauterkini.com, Senin (12/2/18) angkat bicara terkait aksi anggotanya memadamkan api menggunakan baju seragam sempat menjadi virral di Medsos.

"Betul itu memang anggota kita berjibaku memadam kan api di Pulau Muda kecamatan Teluk Meranti. Dan menggunakan baju seragam adalah inisiatif sendiri," terang Hadi Penandio.

Aksi buka baju oleh anggotanya, papar Hadi Penandio, lantaran selang 20 roll atau sepanjang 400 meter tidak sampai menjangkau ketitik api yang menyala. Lagi pula sambungnya, daya semprotan air yang dikeluarkan dari mesin pompa tidak maksimal lagi.

"Jadi waktu itu anggota beriniatif membuka baju, dan berusaha mencegah api yang menjalar. Hal tersebut dilapangan kejadian yang biasa saja terjadi," tandasnya.***(feb)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang