Rabu, 13 Desember 2017 17:18

Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Pihak penyidik Kejati Riau didesak untuk memanggil dan memeriksa Gubernur Arsyadjuliandi Rachman terkait dugaan korupsi pembangunan RTH eks kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), Jalan Ahmad Yani Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Pihak penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau didesak untuk menanggil dan memeriksa Gubernur Arsyadjuliandi (Andi) Rachman terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), Jalan Ahmad Yani Pekanbaru.

Desakan itu diungkapkan Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru (AMPP), Rian Risko dalam orasinya di hadapan ratusan pendemo di gerbang masuk kantor Kejati Riau, Rabu (13/12/17) sore. Ratusan aktivis AMPP ini merupakan gabungan dari berbagai organisasi seperti GMNI, PMII dan GMP.

"Pertama, kami memberikan apresiasi terhadap kinerja Kejati Riau dalam mengungkap sejumlah kasus dugaan korupsi, termasuk korupsi pembangunan RTH. Penyidik Kejati sudah menetapkan 18 tersangka dalam perkara ini, 3 di antaranya sudah ditahan,'' ucapnya.

Namun, imbuh Rian, pihaknya meyakini masih banyak pihak yang terlibat dalam perkara ini. Termasuk dugaan keterlibatan gubernur dan keluarganya. "Biar perkara ini menjadi jelas dan tuntas, kami mohon Kejati memeriksa Andi Rachman, Gubernur Riau selaku penanggungjawab penuh pengelolaan APBD Riau,'' katanya lagi.

Koordinator Umum (Kordum) AMPP Dodi Sugiarto juga meminta Kejati fous menggali informasi lebih dalam terhadap tersangka bernama Ikhwan Sunardi yang dianggapnya sebagai saksi kunci.

"Kami duga dia (Ikhwan Sunardi, Red) selaku Ketua Pokja dan Hefriadi Putra selaku Kabag ULP Provinsi Riau banyak menyimpan informasi terkait penyimpangan proyek,'' pungkasnya.

Dalam aksi tersebut, massa AMPP mengusung beberapa spanduk besar yang memajang foto wajah Andi Rachman beserta abang, adik dan keponakannya yang di atasnya berisi tulisan; "Dugaan Skema Skandal Korupsi Dinas Gubernur Riau".***(son)


BERITA TERKAIT :

 

Loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang