Rabu, 13 Desember 2017 14:03

Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana

Setahun telah berlalu, namun eksekusi tiga petinggi PT Adei Plantation yang didakwa bersalah dalam kasus Izin Usaha Perkebunan itu, tak juga terlksana.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Tiga orang petinggi PT Adei Plantation tampaknya masih dapat menghirup udara bebas, mskipun ketiganya divonis bersalah dengan hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp500 juta, subsider 3 bulan kurungan oleh MA pada tahap kasasi.

Pada kasasi MA tersebut memerintahkan Kejari Pelalawan melakukan eksekusi terhadap 'bigboss' perusahaan asal negara Malaysia ini. Hanya saja, berbagai upaya yang dilakukan pihak Kejari untuk melakukan eksekusi hingga saat ini belum menemukan titik terang.

Tidak itu, saja bantuan Monitoring Center (MC) ke pihak Kejaksaan Agung yang dilakukan pihak Kejari Pelalawan juga belum membuahkan hasil. Tak pelak kasus serius ini, berjalan di tempat.

Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Tetty Syam, SH didampingi Kepala Seksi (Kasi) Intel Arri HD Wokas dan Kasipidum Novrika kepada riauterkini.com, Rabu (13/12/17) berterus terang proses eksekusi terhadap ketiga petinggi PT Adei masih berjalan. Namun sifatnya, hanya menunggu petunjuk dari MC Kejaksaan Agung.

"Proses eksekusinya tetap berjalan, soalnya sudah bentuk tim, bahkan sudah meminta bantuan MC Kejagung. Jadi saat ini menunggu informasi MC Kejagung," tegas Tetty.

Proses eksekusi terhadap tiga petinggi PT Adei Plantation dan Industry hingga saat ini belum menemukan titik teang. Padahal salinan putusan dari MA terhadap bigboss perusahaan perkebunan tersebut sudah lebih satu tahun.

Sebagai data tambahan, ketiga bos PT Adei ini yang dinyatakan bersalah ini adalah Go Teh Meng, Tan Kei Yong dan Danesuvaran menjadi terdakwa kasus Izin Usaha Perkebunan (IUP) tahun 2014.

Para terdakwa divonis 1 tahun penjara dan dengan Rp500 Juta dengan subsider 3 bulan kurungan oleh MA pada tahap kasasi. Salinan kasasi ini, sudah dikirim ke Kejari Pelalawan awal tahun 2016 lalu untuk dilakukan eksekusi.***(feb)


BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang