Selasa, 14 Nopember 2017 19:53

Sidang TTD Bupati Bengkalis, JPU Hadirkan Lima Saksi Sekaligus

PN Bengkalis kembali sidangkan perkara pemalsuan tandatangan Bupati Amril Mukminin terkait penerbitan izin. Dalam persidangan jaksa hadirkan lima saksi.

Riauterkini-BENGKALIS- Sidang dakwaan kasus dugaan palsukan tanda tangan (TTD) Bupati Bengkalis Amril Mukminin terkait penerbitan izin prinsip pembangunan kepariwisataan di Kecamatan Rupat Utara kepada PT. Bumi Rupat Indah (BRI) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (14/11/17) malam.

Dua terdakwa Bukhari (52) didampingi Penasehat Hukum (PH) Khairul Majid dan terdakwa Muska Arya alias Arya (42), kali ini didampingi Windrayanto, SH. Sidang berlangsung di ruang Kartika dipimpin Ketua Majelis Hakim Zia Ul Jannah Idris, SH, Hakim Anggota Wimmi D. Simarmata, SH, dan Aulia Fhatma Widhola, SH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis, Novriansyah, SH dan Andy Sunartejo, SH.

Agenda sidang pekan sebelumnya memintai keterangan saksi mantan Kepala Bidang Kepariwisataan, Sosi Lestari. Hari ini, JPU menghadirkan lima orang saksi diantaranya, mantan Kepala Dinas Budparpora, Eduar, Bidang Kepariwisataan Sosi Lestari, PNS dari Kantor Pertanahan Bengkalis waktu itu Tri Junaidi, pengelola Gunadharma Bengkalis, Wirawan dan seorang staf tata usaha.

Sidang diawali dengan keterangan saksi dari mantan staf Kantor Pertanahan Bengkalis Tri Junaidi. Dalam keterangannya Tri Junaidi mengakui menandatangani Berita Acara (BA) Persetujuan Prinsip dari hasil rapat yang dibawa oleh terdakwa Bukhari waktu itu.

Namun sebelum ditandatangani, Junaidi menghubungi Kepala Disbudparpora waktu itu dijabat oleh Eduar, dan Eduar waktu itu membenarkan perihal dokumen yang dibawa terdakwa Bukhari.

Hingga berita ini diturunkan, sidang masih sedang berlangsung.***(dik)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang