Selasa, 14 Nopember 2017 17:08

Korban Dibuang di Rohul,
Karyawan Hotel Surya Padang Dalangi Penculikan Majikannya

Tergiur uang majikannya, karyawan Hotel Surya di Padang ini nekat menculik sang majikan lalu membuangnya begitu saja di Rohul. Sayang, sebelum berhasil menikmati hasil curian itu, mereka keburu ditangkap.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Otak pelaku penculikan pengusaha Hotel Surya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Hj. Emi (63) yang dibuang ketiga pelaku di Jalan Kebun KUD Bumi Asih Desa Kabun, Kecamatan Kabun, Rokan Hulu (Rohul), Riau,‎ ternyata karyawannya sendiri bernama Mazwar alias War (‎45).

Maswar alias War, merupakan karyawan Hotel Surya Padang yang tinggal Perumahan Indo Villa Blok I No. 1 Lubuk Begalung Kecamatan Lubeg Padang, Sumbar.

‎Kepada Penyidik Polsek Kabun, tersangka Maswar mengaku nekat menculik majikannya yang sudah tua renta dan membawanya ke Rohul karena pernah melihat majikannya punya uang banyak dan disimpan di dalam kantornya di Hotel Surya Padang.

Karena tergiur dan berniat mendapatkan uang milik majikannya, tersangka Maswar membuat skenario, bahwa ada lahan yang akan dijual di kawasan Rohul.

Dibantu dua temannya‎, Indra Syahrial alias Indra (31) warga Jalan Panam RT 001 RW 004 Kecamatan Pekanbaru Kota,‎ dan seorang perempuan bernama Rina (37) warga Parak Karakah RT 02 Kelurahan Kubu Dalam, Kecamatan Padang Timur, Sumbar, si nenek dibawa ke Rohul untuk melihat lahan yang akan dijual tersebut.

"Saya sering lihat ibu (majikannya, Hj. Emi) menyimpan uang di kamarnya dengan jumlah banyak. Saya berniat memiliki uang itu," kata tersangka Mazwar kepada penyidik Polsek Kabun.

Kepada Penyidik Polsek Kabun, Mazwar mengaku awalnya dirinya tidak punya niat jahat terhadap majikannya, apalagi dirinya sudah bekerja di Hotel Surya Padang tersebut sejak tiga tahun silam.

Karena tergiur melihat uang majikannya yang banyak dan disimpan Hj. Emi di kamar pribadinya yang ada di Hotel Surya, timbul niat jahatnya untuk memilikinya.

"Bersama dengan rekan-rekan kami buat skenario bahwa ada salah seorang yang mau menjual kebun sawit di Riau (di Kabun) dan kami tawarkan kepada Hj. Emi," cerita Mazwar ke penyidik polisi.

Ketiga tersangka dengan berbagai kemampuannya terus berusaha menyakinkan korban Emi untuk berinvetasi di bidang perkebunan, sebab harga lahan yang akan dijual sangat miring.

Karena tergiur dengan informasi harga lahan murah, Hj. Emi akhirnya berniat membelinya, sehingga dirinya tidak curiga ketika diajak ke Rohul dengan alasan melihat lahan kebun kelapa sawit yang akan dijual.

"Saya menyuruh Rina dan Indra untuk menemani majikan saya melihat kebun kelapa sawit di Rokan Hulu yang sebenarnya tidak ada sama sekali. Di sana lah mereka merampok majikan saya," ungkap Mazwar.

Selain menganiaya korban, tersangka Indra dan tersangka Rina mengambil 2 handphone dan uang tunai milik nenek Emi sebesar Rp1,5 juta.

Setelahnya, korban yang mengalami luka ditinggal begitu saja di tempat sepi, di Jalan Kebun KUD Bumi Asih Desa Kabun, Kecamatan Kabun, Rohul.

Pasca meninggalkan nenek Emi, tersangka Indra dan Rina kembali ke Padang untuk bersama dengan tersangka Mazwar mengambil uang si nenek yang disimpan di kamar pribadinya di dalam Hotel Surya Padang, Sumbar.

‎Namun sebelum ketiga tersangka menjarah uang nenek Emi, ketiganya ditangkap anggota Polresta Padang yang sebelumnya berkoordinasi dengan Polsek Kabun.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Suheri Sitorus mengatakan ketiga tersangka ditangkap pada Senin pagi (13/11/17) sekira pukul 10.00 WIB.‎

Ipda Suheri mengungkapkan berdasarkan keterangan nenek Emi, korban diculik dan dibawa ke Kabupaten Rohul pada Ahad malam (12/11/17) sekira pukul 20.00 WIB.

Selain menangkap tiga tersangka, polisi juga menyita barang bukti, seperti‎ 1 mobil Avanza warna putih Nomor Polisi B 1637 EQQ yang dipakai untuk membawa nenek Emi ke Kabupaten Rohul, 2 handphone Nokia, serta uang Rp 50 ribu.‎

Kronologisnya, Ahad malam sekira pukul 20.00 WIB,‎ Kapolsek Kabun AKP Masjang mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seorang perempuan mengalami luka-luka tergeletak di Jalan KUD Bumi Asih Desa Kabun.‎

AKP Masjang memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota Polsek Kabun untuk melakukan pengecekan ke TKP, dan ditemukan nenek Emi mengalami luka di bagian kepalanya, dan langsung dibawa ke Klinik Panji Husada Kabun untuk mendapat pertolongan pertama.

Dari interogasi diperoleh keterangan bahwa korban dibawa tiga pelaku dari Padang Sumatera Barat. Setibanya di Jalan Kebun KUD Bumi Asih, nenek Emi diturunkan dari mobil, sedangkan barang miliknya diambil ketiga pelaku, seperti 2 handphone, uang tunai Rp 1,5 juta, serta kunci kantor Hotel Surya Padang diambil pelaku.

"Korban mengaku dipukul menggunakan kayu hingga mengalami luka jahitan (bagian kepala)," ungkap Ipda Suheri.

Pada Ahad malam pukul 22.00 WIB,‎ Kanit Reskrim Polsek Kabun Aiptu Ramadanus berkoordinasi dengan Polresta Padang karena pelaku akan kembali ke Hotel Surya Padang, mengambil barang-barang korban.

Hasil koordinasi, Kanit Opsnal Polresta Padang Ipda W. Sianturi langsung bergerak. Senin dini hari sekira pukul 00.30 WIB, pelaku Indra dan Rina langsung diamankan polisi setibanya di Hotel Surya Padang bersama sebuah mobil Avanza‎.

Tersangka Indra dan Rina mengakui perbuatannya. Keduanya mengaku pelaku Mazwar merupakan otak pelaku yang tahu bahwa korban menyimpan uangnya di dalam pribadi di dalam Hotel Surya Padang.

Ketiga tersangka dibawa ke Mapolresta Padang untuk dilakukan pengamanan. Senin pagi pukul 08.00 WIB, Tim Unit Reskrim Polsek Kabun dipimpin‎ Aipda Ramadanus tiba di Satreskrim Polresta Padang, dan serah terima tersangka dan barang bukti.

"Ketiga pelaku sudah dibawa dan diamankan ke Mapolsek Kabun guna proses penyidikan lebih lanjut," tandas Paur Humas Polres Rohul Ipda Suheri Sitorus.***(zal)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang