Selasa, 14 Nopember 2017 16:19

Kejari Rohul Sudah Limpahkan Perkara Suami Bunuh Istri di Kabun ke PN Pasirpangaraian

Berkas perkara pembunuhan istri oleh suami sendiri yang terjadi di Kabun, telah dilimpahkan Kejari Rohul ke PN Pasirpangaraian. Sidangnya tinggal menunggu waktu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) sudah melimpahkan berkas perkara dugaan suami membunuh istri‎nya ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian. Perkara ini akan segera disidangkan.

Terdakwa Aliani Taulambanua (27)‎ dituduh membunuh istrinya Felistia Giawa (23) di sebuah gubuk di tengah kebun sawit milik warga Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Ahad (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Felistia Giawa, warga Simpang Kokar Desa Aliantan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit warga setempat. Sedangkan suaminya Aliani Taulambanua sempat kritis karena mengalami luka di bagian dadanya.

"Pembunuhan istri akan menjalani sidang perdana di PN Pasirpangaraian pada Rabu sore besok (15/11/17) dengan agenda pembacaan dakwaan," ungkap Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, melalui Kasi Pidum Kejari Rohul‎ M. Fitri Adhy, Selasa (14/11/17).

Adhy mengatakan untuk persidangan, Kejari Rohul sudah menetapkan Junaidi dan Riki Saputra sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada perkara dugaan suami bunuh istri tersebut.

Terdakwa Aliani Taulambanua, ungkap Adhy, dijerat Pasal 338‎. Meski terdakwa tidak mengakui perbuatannya, namun pihak penyidik Polres Rohul sudah mengantongi beberapa alat bukti.

Penyidik membutuhkan waktu lama untuk mengungkap pelaku pembunuhan. Dari hasil penyidikan lebih kurang 4 bulan, Penyidik Satuan Reskrim Polres Rohul bersama Polsek Kabun dan Kejari Rohul menetapkan Aliani Taulambanua‎, selaku suami dari korban Felistia sebagai tersangka tunggal.

Tersangka Aliani sempat kritis dan dirawat di rumah sakit cukup lama, karena mengalami luka di bagian dada yang diakuinya dirinya dan istrinya dianiaya orang tidak dikenal. Setelah sembuh, tersangka tinggal di Kota Pekanbaru.‎

Terduga pelaku Aliani pada akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik bersama Kejaksaan melakukan empat kali gelar perkara‎.‎

Korban Felistia Giawa ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit milik warga setempat pada Ahad siang (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Tak jauh dari korban, suami korban Aliani yang yang menjadi tertuduh juga bersimbah darah dan kritis, karena mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian dadanya.

Setelah diambil kesimpulan dalam penetapan tersangka pada gelar perkara, Sabtu (29/7/17), diketahui keberadaan pelaku saat itu sedang berada di Pekanbaru. Kapolsek Kabun AKP Masjang dan anggota dibantu Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan, SIK dan anggota menuju Pekanbaru.

Tersangka Aliani diciduk petugas di salah satu rumah di Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, tanpa perlawanan, dan kemudian dibawa ke Mapolsek Kabun guna proses lebih lanjut.***(zal)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang