Senin, 13 Nopember 2017 19:50

Proyek TPS 3R Payung Sekaki dan Rumbai Pesisir,
Terbukti Korup, Hakim Vonis Kasatker PUPR Riau 16 Bulan Penjara

Mantan Kepala SKPPLP Dinas PUPR Riau Asnil, divonis hakim hukuman 16 bulan penjara dan membayar denda Rp50 juta. Ia dinyatakan telah mengkorupsi proyek TPS 3 R Payung Sekaki dan Rumbai Pesisir.

Riauterkini-PEKANBARU– Asnil, mantan Kepala Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang Provinsi Riau. Tetap dinyatakan bersalah oleh majelis hakim tipikor Pekanbaru, kendati hukumannya lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Asnil yang dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan (16 bulan) atas perkara korupsi pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) di Kecamatan Payung Sekaki dan Rumbai Pesisir, juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp 50 juta atau dapat diganti (subsider) dengan hukuman kurungan selama 3 bulan.

Selain itu, terdakwa Asnil juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 79 juta atau subsider 6 bulan.

Amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Drs Arifin SH, pada Senin (13/11/17) sore itu. Asnil dinyatakan terbukti melanggar Pasal 3, jo Pasal 18, Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 KUHP.

Ringannya hukuman Asnil dari tuntutan jaksa tersebut. Menurut majelis hakim, terdakwa Asnil berlaku sopan dalam persidangan dan tidak berbelit belit dalam memberi keterangan.

Atas putusan tersebut, baik jaksa penuntut maupun terdakwa sama sama menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Amin SH dan Puji Dwi Jona SH, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun denda sebesar Rp 50 juta sunsider 3 bulan, dan membayar kerugian negara sebesar Rp 79 juta atau subsider 6 bulan.

Seperti diketahui, Asnil mantan Kepala Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang Provinsi Riau itu diadili atas perkara korupsi pembangunan TPS 3R.

Perbuatan Asnil itu bermula pada 2013 lalu. Saat pemerintah membangun TPS 3R di Jalan Fajar Ujung Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki, dan di Pasar Rumbai, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Pada kegiatan tersebut, terdakwa Asnil menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran merangkap Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

Anggarannya bersumber dari APBN Tahun 2013. Untuk di Payung Sekaki itu sekitar Rp305 juta. Sementara, yang di Pasar Rumbai itu Rp390 juta.

Dalam perjalanannya, pembangunan kedua TPS ini bermasalah. Selain tidak sesuai dengan lokasi sebenarnya, pengerjaannya juga tidak sesuai dengan petunjuk teknis. CV Alam Riau Lestari sebagai rekanan dinilai mengerjakan proyek asal-asalan. Asnil juga, diduga tidak menyertakan masyarakat dalam proyek itu, sehingga menimbulkan penolakan dari masyarakat setempat.

Akibatnya, bangunan tidak bisa dimanfaatkan sehingga untuk kerugian negara di dua lokasi tersebut bersifat total lost. Negara dirugikan sekitar Rp79 juta dari total anggaran Rp 695 juta.***(har)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang