Senin, 13 Nopember 2017 16:09

Kasasi Ditolak, MA Sebut Salinan Putusan Mantan Ketua DPRD Rohul Sudah di PN Pasir Pangaraian

PN Pasir Pangaraian akhirnya miliki kekuatan untuk mengeksekusi Teddy Mirza Dal dalam kasus perambahan HPT. MA sebut mengirimkan salinan putusan penolakan kasasi.

Riauterkini-JAKARTA- Mahkamah Agung (MA) mengaku sudah mengirimkan salinan putusan perkara Terpidana Teddy Mirza Zal yang divonis hukuman kurungan 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun) kurungan ditambah denda Rp 1,5 miliar dalam kasus perambahan HPT Kaiti-Pauh di Dusun Kubu Pauh, Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo, Rohul.

Menurut staf di Direktorat Kepaniteraan MA yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku MA sudah mengirimkan salinan putusan kepada Pengadilan Negeri Pasir Pangaraian pada tanggal 25 Oktober dan diterima oleh PN Pasir Pangaraian, Rokan Hulu pada tanggal 28 Oktober.

"Salinan putusan sudah kita kirimkan ke Pengadilan Pengaju (PN Pasir Pangaraian) tertanggal 25 Oktober dan diterima tanggal 28 Oktober," katanya kepada riauterkinicom, Senin (13/11/17).

Saat ditanya, apa penyebab lamanya salinan putusan tersebut dikirimkan ke Pengadilan Pengaju, yakni PN Pasir Pangaraian. Melihat putusan tersebut diputuskan tahun 2015 kemarin. Ia beralasan kasus yang masuk ke MA itu banyak dari seluruh Indonesia, sehingga butuh waktu untuk melakukan proses.

"Prosesnya memang seperti itu, karena kasus yang masuk ke MA kan banyak dari seluruh Indonesia. Jadi butuh proses yang panjang hingga salinan putusan dikirimkan ke Pengadilan Pengaju," ungkapnya.

‎Diberitakan sebelumnya, Teddy Mirza Dal masih aktif sebagai anggota DPRD Rohul yang dituduh sebagai pelaku perambahan HPT Kaiti-Pauh di Dusun Kubu Pauh, Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo, Rohul.

Teddy didakwa membuka lahan di kawasan HPT Kaiti-Pauh seluas 50 hektare. Perkaranya awalnya ditangani pihak Polda Riau, dan selanjutnya dilimpahkan ke Kejari Rohul.

Di website resminya, MA dalam putusannya melalui surat Nomor 2096 K/ Pid.Sus/ LAH/ 2015 Tahun 2016, menolak kasasi atas perkara hukum yang diajukan Teddy Mirza Dal.

Satu tahun pasca putusan MA, Teddy belum dieksekusi pihak Kejari Rohul, dan masih aktif sebagai anggota DPRD Kabupaten Rohul periode 2014-2019.

Pada putusan kasasi di website resmi MA, selaku Hakim Ketua Dr. Artidjo Alkostra, SH, LL.M.l, dan dua Hakim Anggota yakni Prof. Dr. Surya Jaya, SH, M.Hum dan Sri Murwahyuni, SH, M.Hum. Sedangkan selaku Panitera yakni Emilia Djajasubagia, SH, MH.

Sesuai putusan Pengadilan Negeri Pasir Pangaraian sebelumnya,‎ Teddy Mirza Zal divonis hukuman kurungan 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun) kurungan ditambah denda Rp 1,5 miliar.***(jor)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang