Jum’at, 20 Oktober 2017 14:26

Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili

Pengadilan Tipikor Pekanbaru jadwalkan sidang Perkara Pungli di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru. Mantan kepala pengamanan dan dua stafnya disidang 25 Oktober.

Riauterkini-PEKANBARU-Taufik, mantan Kepala Pengamanan Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Pekanbaru, serta dua orang staffnya, Muhammad Kurniawan dan Ripo Riski. Dalam waktu dekat akan menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Taufik dan dua bawahannya yang menjadi pelaku atas tindakan pungutan liar (pungli) terhadap narapidana (napi) binaan di rutan tempat bekerjanya itu. Kini juga merasakan bagaimana menjadi seorang terdakwa dihadapan meja hijau pengadilan.

Berdasarkan informasi di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Taufik dan dua staffnya, akan disidangkan pada Rabu tanggal 25 Oktober pekan depan.

" Berkas perkara pungli yang dilakukan petugas Rutan Sialang Bungkuk, sudah kita terima, dan ketiga terdakwa akan disidangkan pada hari Rabu pekan depan dengan majelis hakim yang dipimpin Editerial SH," terang Panmud Tipikor PN Pekanbaru kepada riauterkini.com Jum'at (20/10/17) siang.

Saat ini status ketiga terdakwa tetap ditahan," sambung Deni lagi.

Berdasarkan dakwaan, ketiga terdakwa didakwa telah menyalagunakan jabatan dalam melaksanakan tugas sebagai petugas pengaman Rutan Klas IIB. Dimana ketiga melakukan pungutan tak resmi kepada para tahanan jika ingin pindah ke sel lain yang lebih nyaman.

Atas tindakan pungutan liar yang dilakukannya. turut juga diamankan bukti diantaranya satu unit mobil milik Taufik yang diyakini hasil pungutan liar.

Atas perbuatannya, para terdakwa dikenakan Pasal 12 e jo Pasal 12 a dan Pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," kata Deni.

Seperti diberitakan sebelumnya,Dugaan pungli ini diketahui pasca kerusuhan di Rutan Sialang Bungkuk, Jumat (5/5/2017) lalu. Selain masalah over kapasitas Rutan, kerusuhan terjadi karena adanya pungutan liar yang dilakukan petugas rutan terhadap para tahanan.***(har)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang