Kamis, 12 Oktober 2017 17:13

HUT ke-18 Siak,
Bupati Syamsuar Ungkap 8 Poin Penting

Siak merayakan HUT ke-18. Sempena itu, Bupati Syamsuar mengungkapkan upaya mendongkrak penerimaan daerah melalui sejumlah strategi pembangunan.

Riauterkini-SIAK- Sejak dilantik menjadi Bupati Siak dan Wakil Bupati (Wabup) Siak pada pertengahan tahun 2011 lalu, Syamsuar dan Alfedri terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mengali berbagai potensi daerah, agar dapat sejajar dengan daerah lainnya yang lebih dulu maju.

Meskipun saat ini kata Syamsuar, kita dihadapkan dengan pengurangan dana transfer daerah dari Pemerintah Pusat, namun Pemerintah Kabupaten Siak terus melakukan upaya untuk mendongkrak penerimaan daerah melalui strategi pembangunan antara lain.

1, Meningkatkan pemerataan akses dan kualitas layanan pendidikan baik formal maupun non formal, melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas.

2, Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan.

3, Mengembangkan perekonomian masyarakat dengan memfasilitasi pembangunan pasar dan jaringan irigasi sebagai stimulan.

4, Membangun insfrastruktur seperti jalan dan jembatan untuk memudahkan mobilisasi penduduk dan barang, serta meningkatkan rasio elekrifikasi menjadi 71,69 persen, merintis inovasi Listrik Mandiri Masyarakat (LIMAR) bersama BSP dan jajaran TNI, membangun instalasi air bersih di 13 kecamatan, serta membangun 941 unit Rumah Layak Huni.

5, Meningkatkan kualitas pelayanan yang mudah, murah, cepat dan transparan, dengan memngimplementasikan produk-produk inovasi yang telah diakui dan menjadi percontohan ditingkat nasional, diantaranya Sistem Perizinan Online Tracking System (SPOTS), Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan Rusak, serta Alarm Persalinan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Selain itu, mengembangkan pelayanan berbasis teknologi, Kabupaten Siak telah menjadi salah satu dari 25 Kabupaten dan Kota percontohan smart ciy.

6, Membangun berbagai fasilitas umum berfungsi ganda sebagai sarana rekreasi seperti Water front City (WFC) Taman Kota, Taman Lalu Lintas, dan Air Mancur Menari serta taman Kota.

7, Meningkatkan produksi padi, ternak sapi, serta peningkatan nilai tambah komoditi pangan, dan pengembangan kawasan peternakan dan budidaya ikan. Dimana Kecamatan Sungai Mandau dan Bungaraya kedepan akan menjadi komoditas unggulan nasional dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

8, Membangun kerjasama bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif dengan Bandung Urban Innovation Lab & Development (BULD), Bandung Creative City Forum (BCCF), serta Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. Membangun dan mengelola, serta mempromosikan objek wisata dan situs cagar budaya, promosi pariwisata yang sinergi, melaksanakan iven promosi daerah, serta mempersiapkan SDM putera-puteri daerah dibidang kepariwisataan.

"Melalui peringatan hari jadi kab. Siak kali ini, kita terjemahkan sebagai inovasi pelayanan publik yang unggul, serta cita-cita menjadikan Kabupaten Siak sebagai destinasi utama pariwisata halal di Provinsi Riau. Dan sebagai pintu gerbang semakin tumbuhnya perekonomian masyarakat dimasa-masa yang akan datang," ujar Syamsuar.

Tampak hadir dalam acara sidang paripurn istimewa di DPRD Siak tersebut diantaranya, Azali Johan, mantan Gubernur Riau Wan Abu Bakar, mantan Bupati Siak dua periode Arwin AS, tokoh masyarakat Riau dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Firkopimda) Siak.***(rls/vila)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang