Senin, 17 Juli 2017 20:45

Mendagri Akui Pencetakan e-KTP Belum Maksimal

Mendagri sebut baru 27 persen blangko e-KTP tercetak dari yang telah didistribusikan. Pemerintah daerah diminta untuk ikut lakukan pengawasan.

Riauterkini-JAKARTA- Pelayanan pencetakan fisik KTP elektronik dinilai masih belum maksimal. Dari 5.985.000 keping blanko yang sudah didistribusikan ke daerah, baru 27 persen yang terpakai sehingga masih tersisa 4.368.083 keping yang belum dicetak.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota lebih mengoptimalkan kinerjanya. Bila ada masalah, sebaiknya langsung berkordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

"Blanko KTP el sudah didistribusikan ke seluruh Indonesia sejak April 2017 sebanyak 5.985.000 keping. Sementara itu baru 27 persen atau sebanyak 1.616.917 keping blanko yang terpakai," kata Tjahjo di Jakarta, Senin (17/7/17).

Ditjen Dukcapil Kemendagri, kata Tjahjo juga telah meminta pemerintah provinsi untuk selalu memonitor perkembangan pencetakan KTP elektronik di tingkat kabupaten/kota sehingga pencetakan bisa berjalan lancar.

Target Kemendagri pada Oktober 2017, kata Tjahjo sisa lebih kurang 7 juta warga negara Indonesia sudah memiliki KTP elektronik. Maka dari itu, ia berharap pada partisipasi masyarakat untuk bersedia merekam data kependudukannya.

"Pelayanan dukcapil di seluruh Pemda kabupaten/kota se-Indonesia juga tentu akan mempercepat selesainya perekaman data KTP bagi WNI," ungkapnya.

Sebelumnya, pencetakan di daerah sampai dengan tanggal 16 Juli 2017 sejumlah 1.616.917 keping atau baru 27 persen blanko terpakai. Data di Kemendagri, masih ada 4.368.083 keping blanko di daerah dan 1 juta blanko di Dukcapil Kemendagri.***(jor)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang