Jum’at, 19 Mei 2017 16:57

Seteru Mahasiswa-Kejari Rohul,
Himarohu Riau Percayakan Penyelesaian ke LAM

Himarohu menyerahkan perselisihan dua mahasiswa dengan Kejari kepada hasil mediasi. Sementara permasalahan ditangani oleh ninik mamak atau LAM Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu (Himarohu) Riau menyerahkan penyelesaian perselisihan dua mahasiswa dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul ke Ninik Mamak di Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Rohul.

Ketua Umum Himarohu Provinsi Riau, Abu Bakar, mengaku dari hasil mediasi antara mahasiswa dengan Kejari Rohul yang damai, perselisihan kedua belah pihak akan diselesaikan secara hukum adat dan hukum pidana.

"Untuk sementara agar masalah tidak merambat sekarang ditangani oleh Ninik Adat (LAM Rohul)," ujar Abu Bakar kepada riauterkinicom, Jumat (19/5/17).

Sedangkan untuk hukum pidana, ungkap Abu, mahasiswa menunggu penyelidikan dilakukan penyidik Polres Rohul 14 hari ke depan.

Abu mengakui soal dua mahasiswa dari Himarohu Riau dan RPPM Rohul yang mengaku jadi korban penganiayaan oknum pegawai Kejari Rohul, ia selaku Ketua Umum Himarohu Riau tidak bisa memutuskan, sebab masalah itu akan diselesaikan secara organisasi melalui rapat.

"Kita serahkan penyelesaian ini ke Ninik Adat," tandas Abu Bakar.

Penyelesaian perselisihan antara mahasiswa dan Kejari Rohul diselesaikan melalui mediasi saat Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu berdemo di Kantor Kejari Rohul, Jumat pagi.

Hasil mediasi di aula Kantor Kejari Rohul dengan mediator Rektor Universitas Pasir Pengaraian Adolf Bastian dan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, persediaan tersebut akan diselesaikan secara hukum adat.

Sesuai jadwal bersama, langkah penyelesaian dilakukan pihak LAM Rohul baru akan dilaksanakan pekan depan.***(zal)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang