Jum’at, 19 Mei 2017 15:32

Bupati Berharap IBI KB Kes Tekan Pertumbuhan Penduduk di Kuansing

Bupati Mursini buka kegiatan IBI KB Kes tingkat Kabupaten Kuansing Tahun 2017. Bupati berharap keberadaanya dapat menekan pertumbuhan penduduk.

Riauterkini-TELUK KUANTAN – Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini, M, Si Jumat (19/5) membuka acara IBI KB Kes tingkat Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2017. IBI KB Kes yang telah dilaksanakan setiap tahun ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujutkan keluarga kecil berkualitas.

Bupati Kuansing Mursini ketika memberi arahan pada acara tersebut menyampaikan keberhasilan pembangunan sangat ditentukan atas konsekwensi dari pembangunan kependudukan. Karena penduduk adalah objek dan subyek dari pembangunan karena itu pembangunan harus berpusat kepada penduduk. “Kita menghadapi fakta bahwa Indonesia saat ini dengan jumlah penduduk nomor 4 di dunia, namun secara kualitas penduduk kita masih rendah. Akibatnya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan beban pemerintah baik pusat maupun daerah. Karena itu kegiatan IBI KB Kes ini adalah cara untuk menekan lajunya pertumbuhan tersebut,” ujar bupati.

Harapan bupati, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Kuantan Singingi akan makin berkurang dan di dalam momen IBI KB Kes ini Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui program unggulannya yaitu kampung KB terintegrasi desa layak anak. Pada tahun 2017 ini satu desa di setiap kecamatan akan mempuyai kampung KB terintegrasi desa layak anak. “Mudah-mudahan dengan program unggulan ini bisa membantu masyarakat Kuantan Singingi dalm mengatasi lanjunta pertumbuhan penduduk,” harap bupati.

Sementara itu ketua IBI KB Kes Kuantan Singingi Rosmanidar menyebutkan sesuai dengan target BKKBN Provinsi Riau dalam rangka bulan bakti IBI-KB KES selama 3 bulan kedepan bisa melaksanakan MOP 6 aseptor, MOW 7 aseptor, IUD 167 aseptor, inplant 363 aseptor.

“Dari data untuk pencapaian MKJP Kab Kuansing diketahui masih rendah yaitu 21 % mudah-mudahan dengan adanya momentum seperti IBI KB Kes, PKK KB KES, TNI KB Kes, akan mendapatkan hasil signifikan khususnya MKJP,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, bilamana masih ada calon aseptor yang belum terlayani pada hari ini saat ini, maka para bidan siap memberikan pelayanan di UPTD Kesehatan sepanjang alat kontrasepsi tersedia.***(dri)



BERITA TERKAIT :

 

 
riauterkini.com © 2014 - Memantau Riau Detik Perdetik - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang