Jum’at, 21 April 2017 19:04

Gelar Aqiqah Cucu, Andi Rachman Potong Empat Ekor Kambing

Gubernur Riau Andi Rachman menggelar aqiqah cucunya. Iapun memotong seekor kambing sesuai syariat Islam.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman beserta keluarga menyelenggarakan pemotongan empat ekor kambing tanda diaqiqahkannya kedua cucunya dari putrinya Arsilia Arsyadjuliandi dan suami Giovandi.

Pada acara ini hadir Sekeretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Asisten Pemprov Riau Ahmad Syah Harrofie dan Kasiaruddin, Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Riau, Direktur Umum Rumah Sakit Umum Daerah (Dirut RSUD) Arifin Achmad Dr Nurzelly Husnedi, dan para tamu undangan.

Aqiqah ini diuntukkan kepada kedua cucu Gubernur Riau Datuk Seri Setia Amanah Ir H Arsyadjuliandi Rahman dan istri Datin Silsilita Arsyadjuliandi Rahman yang bernama Giar Golden Giovandi 4 tahun dan Garsad Arofat Giovandi 4 bulan.

Nantinya, keempat ekor kambing tersebut disembelih oleh Tuan Guru H Husin. Sebelum kambing-kambing tersebut disembelih akan diberikan minyak kemiri ke bulunya dan disisir barulah dicerminkan.

"Ini bukan termasuk dari sunnah akan tetapi falsafah dari orang tua terdahulu," ucap Tuan Syafruddin Saleh Sai Gergaji yang memandu acara dan juga doa sebelum nanti kambing disembelih.

Setelah pembacaan doa, acara penyembelihan pun dilangsungkan dan disaksikan oleh Gubernur beserta keluarga dan tamu undangan. Tampak saat hendak disembelih, cucu yang besar lari membawa neneknya Datin Sisilita karena ketakutan.

Gubernur Riau mengatakan dengan dilaksanakan pemotogan 4 ekor untuk 2 cucu laki-lakinya ini, ia ingin memulai untuk melaksanakan aqiqah yang akan dilaksanakan besok.

"Saya dan istri selalu mendoakan keduanya menjadi cucu yang betul tahu dengan agama, mengabdi dengan orang tua serta bangsa dan negara ini," harapnya kepada kedua cucunya tersebut.

Selanjutnya, Gubri mengatakan, tentu sebagai Datuk dan Nenek, ia bersama istrinya akan selalu mendoakan mereka sama seperti orangtuanya. Ia juga menjelaskan bahwa acara ini memang mengingatkan lagi tentang Budaya Melayu. Mulai dari menggantung, memotong kambing, dan aqiqahnya. "Melayu punya syarat sendiri untuk mengaqiqahkan seseorang," pungkasnya.***(mok)



BERITA TERKAIT :

 

loading...

 

 
riauterkini.com © 2014 - Memantau Riau Detik Perdetik - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang