Senin, 20 Maret 2017 20:17

Untuk Bayarkan Hak Karyawannya,
Disnakertrans Dumai Keluarkan Nota Anjuran kepada Hotel Komala

Bersengketa dengan karyawannya, Disnakertrans Dumai mengeluarkan nota anjuran kepada manajemen Hotel Komala untuk menyelesaikan kewajibannya pada sang karyawan.

Riauterkini-DUMAI- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai mengeluarkan nota anjuran kepada managemen Hotel Komala untuk segera membayar kewajiban kepada pekerja bernama Asril.

Nota ajuran yang dilakukan ini buntut tidak hadirnya pihak Managemen Hotel Komala untuk memenuhi panggilan Disnakertrans Kota Dumai perihal penyelesaian hak buruh sebagaimana yang diatur dalam undang-undang tenaga kerja.

Penegasan ini disampaikan Muhammad Fadhly, Kepala Bidang Penyelesaian Perselisihan Hubungn Industri dan Persyaratan Kerja pada Disnakertrans Kota Dumai, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/3/17).

"Kita sudah berulang kami melakukan pemanggilan managemen hotel Komala, tapi mereka tak koperatif. Bahkan pada panggilan klarifikasi terakhir, Rabu (15/3) kemarin, pimpinan Hotel Komala juga tak hadir," katanya.

Padahal, setiap ada surat panggilan pekerja yang merasa dirugikan atas nama Asril tetap hadir di kantor Disnakertrans Kota Dumai. Merasa surat panggilan tidak digubris, Disnakertrans Kota Dumai tak tinggal diam.

"Inilah jalan satu-satunya yang kita ambil dengan cara mengeluarkan nota anjuran. Nota anjuran itu intinya pihak Hotel Komala membayar kewajibannya kepada pekerja," katanya.

Sebagai data tambahan, seorang pekerja Hotel Komala bernama Asril terpaksa melapor ke kantor Disnakertrans Kota Dumai, lantaran merasa dirugikan perusahaan karena tak membayar uang pesangon, uang lembur dan hak cuti.

"Saya sudah bekerja di Hotel Komala sejak April 2014 hingga Desember 2016. Gaji saya tahun 2014 hanya Rp2.100.000,- tidak menurut UMK, hari Minggu juga saja masuk tapi uang lembur tak dibayar," jelas Asril, kepada wartawan.

Menurut Asril, dia melaporkan pihak Hotel Komala ke Disnakertrans Kota Dumai untuk menuntut haknya yang diatur dalam ketentuan yang berlaku tentang ketenagakerjaan. Pasalnya, upah yang diterima dibawah UMK Dumai.

Masalah tuntutan Asril terkait hak normative juga sedang ditangani Disnakertrans Provinsi Riau. Bahkan pihak Hotel Komala juga sudah dipanggil, namun pihak Hotel Komala tak hadir

Menurut Fadhly, untuk penanganan laporan terkait norma kerja dan K3 bukan lagi kewenangan kami Disnakertrans Kota Dumai, tapi sudah diambil alih Disnaker Provinsi Riau.

"Untuk itu pekerja di Kota Dumai jika merasa dirugikan perusahaan atas hak normative, maka langsung melapor ke Disnaker Provinsi Riau, Masalah hak normative pekerja Hotel Komala ini juga sedang diproses, ungkapnya.***(had)

BERITA TERKAIT :

 

 
riauterkini.com © 2014 - Memantau Riau Detik Perdetik - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang