Senin, 20 Maret 2017 17:18

Tiga Bulan Insentif Belum Dibayar, Satu Persatu ASN Bengkalis Mulai ‘Menjerit’

Sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Bengkalis mulai keluhkan TPP yang tak kunjung cair. Insentif tersebut yang mereka tunggu sudah tiga bulan.

Riauterkini-BENGKALIS- Menyusul sejak Januari hingga sekarang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis belum dibayarkan, satu persatu kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai ‘menjerit’. Menyusul TPP tersebut sangat ditunggu untuk membiayai berbagai kebutuhan sehari-hari karena gaji pokok yang diterima setiap bulan harus digunakan untuk membayar pinjaman di bank.

Seperti pengakuan disampaikan Dedi, salah seorang ASN di Bengkalis ini. “Gaji walau sempat terlambat, sekarang sudah dibayar hingga Maret. Gaji ini kami terima sudah tak seberapa lagi, karena langsung dipotong untuk bayar hutang bank,” akunya kepada wartawan, Senin (20/3/17).

Ia menambahkan, dari gaji yang ia terima perbulan, bersih sampai ditangan hanya kisaran Rp500 ribu, karena sisanya untuk bayar pinjaman. Dengan jumlah hanya segitu, harus cari cara lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya terpaksa pinjam dibank untuk beli tanah dan membuat rumah. Kalau nunggu gaji terkumpul, tak kan terbuat rumah,” katanya lagi.

Lain halnya dengan sebut saja ASN NN (enggan disebutkan namanya) ini, NN terpaksa menjual tanah untuk menyambung hidup dan biaya kuliah dua orang anaknya. Selama ini menghandalkan insentif atau TPP sementara gaji, walau tidak terima penuh, masih bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Yang penting masih bisa makan dan dicukup-cukupkan saja walau tidak cukup,” katanya.***(dik)

BERITA TERKAIT :

 

 
riauterkini.com © 2014 - Memantau Riau Detik Perdetik - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang